
Jakarta – Nama selebgram dan influencer Clara Shinta kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia secara terbuka membongkar dugaan perselingkuhan suaminya, Muhammad Alexander Assad.
Kejadian ini mencuat saat pasangan tersebut sedang liburan di Thailand pasca-Lebaran 2026. Clara mengunggah bukti berupa tangkapan layar video call (VCS) tanpa busana yang diduga melibatkan suaminya dengan seorang wanita bernama Bella Hot atau Keyndah.
Melalui akun Instagram @clarashintareal, Clara Shinta membagikan rekaman dan chat yang membuat netizen heboh.
Ia juga curhat keras bahwa suaminya tidak pernah memberikan nafkah sejak menikah dua bulan lalu, bahkan tidak membayar tagihan rumah dan listrik. “Kamu gak pernah kasih nafkah sama aku sampai detik ini. Kamu malah VCS sama cewek,” ungkap Clara dalam video yang sempat viral sebelum dihapus.
Clara Shinta, yang dikenal sebagai mualaf dan pengusaha sukses, mengaku sedang gemetar dan kebingungan saat menemukan bukti tersebut di negara orang. Ia sempat melabrak suaminya dan membagikan momen konfrontasi. Namun, tak lama kemudian ia meminta maaf kepada publik melalui Instastory.
“Aku minta maaf. Aku bukan oversharing, tapi kalian pasti tahu rasa gemetarnya kayak apa,” tulisnya.
Kronologi Singkat Kasus Clara Shinta
Clara dan Alexander Assad menikah pada Agustus 2025 (pernikahan kedua bagi Clara).
Saat liburan di Thailand (akhir Maret 2026), Clara menemukan bukti VCS suaminya dengan wanita lain.
Ia membagikan bukti di Instagram pada 30 Maret 2026, termasuk foto dan video konfrontasi.
Clara juga menyebut suaminya pernah mengancam dengan senjata laras panjang saat marah.
Hingga berita ini diturunkan, suami Clara belum memberikan klarifikasi resmi.
Sebelumnya, Clara Shinta juga sempat terseret kontroversi lain, termasuk isu dengan Gus Miftah dan tuduhan skandal. Meski demikian, ia dikenal memiliki bisnis yang cukup sukses di bidang lifestyle, beauty, dan mom & kids content.
Reaksi Netizen dan Imbauan
Kisah rumah tangga Clara Shinta ini menuai berbagai reaksi di media sosial. Banyak yang memberikan dukungan kepada Clara, sementara sebagian menilai pembongkaran secara terbuka kurang bijak. Beberapa netizen Jogja dan sekitarnya yang mengikuti akun Clara (karena ia sering konten lifestyle termasuk kuliner dan tempat wisata di Yogyakarta) turut prihatin.
Masyarakat diimbau, khususnya pasangan muda di Yogyakarta, untuk lebih bijak dalam mengelola rumah tangga dan penggunaan media sosial. Masalah rumah tangga sebaiknya diselesaikan secara internal atau melalui konseling profesional, bukan dengan membagikan bukti sensitif ke publik yang berpotensi melanggar privasi dan etika.
Bagi yang mengalami masalah serupa, disarankan menghubungi lembaga bantuan seperti Komnas Perempuan atau konselor pernikahan di DIY. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin