Nama Andre Taulany kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah isu dugaan perselingkuhan yang disebut terjadi pada 2017 kembali viral. Isu tersebut mencuat menyusul beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diklaim melibatkan Andre dengan seorang perempuan yang disimpan dengan nama kontak "Degoy".
Dalam sebuah video yang beredar di Instagram, terlihat sejumlah tangkapan layar percakapan yang memperlihatkan komunikasi bersifat pribadi. Isi percakapan yang beredar di media sosial itu membahas berbagai hal, mulai dari kiriman makanan hingga percakapan yang dinilai sebagian warganet menunjukkan kedekatan antara kedua pihak.
Ramainya unggahan tersebut membuat isu lama mengenai rumah tangga Andre kembali diperbincangkan publik.
Isu yang beredar kemudian dikaitkan dengan pernyataan Erin Wartia, mantan istri Andre Taulany, yang sebelumnya pernah menyinggung adanya persoalan dalam rumah tangga mereka pada 2017.
Baca Juga: Bikin Senyum-Senyum Sendiri! Ini Top 5 Lagu yang Wajib Masuk Playlist Butterfly Era Anda
Di media sosial, sejumlah warganet menghubungkan kembali pernyataan tersebut dengan tangkapan layar percakapan yang kini viral. Namun, hubungan antara kedua hal tersebut masih berupa spekulasi yang berkembang di ruang publik.
Nama Dewi Gita Ikut Disebut Warganet
Dalam perbincangan di media sosial, nama Dewi Gita juga ikut disebut oleh sebagian warganet. Spekulasi tersebut muncul karena adanya dugaan keterkaitan dengan nama kontak "Degoy" yang beredar dalam tangkapan layar, serta keterlibatan Dewi Gita dalam lingkungan program televisi yang sama pada masa lalu.
Namun, hingga saat ini tidak ada bukti independen yang menunjukkan bahwa sosok "Degoy" dalam percakapan tersebut adalah Dewi Gita. Identitas pemilik kontak maupun konteks lengkap percakapan yang beredar belum dapat dipastikan.
Sampai artikel ini ditulis, Andre Taulany belum memberikan pernyataan resmi terkait tangkapan layar maupun dugaan yang kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Karena itu, informasi yang beredar saat ini masih berupa klaim dan spekulasi di media sosial. Keaslian tangkapan layar, identitas pihak yang terlibat, serta konteks percakapan tersebut belum terverifikasi secara independen sehingga belum dapat dipastikan sebagai fakta.
Editor : Bahana.