RADAR MALIOBORO – Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia kembali mendapat sorotan internasional. Aktor Hollywood sekaligus aktivis lingkungan, Leonardo DiCaprio, mengangkat persoalan tersebut melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan itu, DiCaprio memperlihatkan sejumlah kondisi kebakaran yang melanda kawasan hutan di Indonesia. Video tersebut juga menampilkan dampak kebakaran terhadap masyarakat, ekosistem hutan, hingga satwa liar yang kehilangan habitat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah orangutan Kalimantan. Satwa endemik tersebut menghadapi ancaman kehilangan habitat akibat kebakaran yang meluas di kawasan hutan.
DiCaprio turut memperlihatkan proses penyelamatan seekor orangutan yang dievakuasi oleh BKSDA Kalimantan Tengah dengan dukungan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Melalui unggahannya, DiCaprio juga mengaitkan kondisi hutan yang semakin panas dan kering dengan perubahan iklim serta aktivitas manusia yang berkontribusi terhadap pembukaan lahan.
Baca Juga: Ban Sepeda Rusak di Jalan, Sekelompok Bocah Kompak Antar Pulang Temannya
Persoalan menjadi semakin kompleks ketika kebakaran terjadi di kawasan gambut. Selain menghancurkan habitat satwa dan mengganggu kehidupan masyarakat, kebakaran gambut dapat melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer.
Sejumlah kawasan yang menjadi habitat penting orangutan juga menghadapi tekanan akibat kebakaran. Kondisi tersebut memperbesar risiko terhadap kelangsungan satwa yang habitat alaminya terus mengalami perubahan dan penyusutan.
Sorotan DiCaprio menunjukkan bahwa persoalan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia tidak hanya menjadi isu lingkungan di dalam negeri. Dampaknya terhadap perubahan iklim, ekosistem, serta satwa langka turut menjadi perhatian masyarakat internasional.
Upaya pemadaman dan penyelamatan satwa yang dilakukan pemerintah, petugas, masyarakat, serta organisasi konservasi menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kebakaran. Namun, pencegahan dan perlindungan habitat tetap menjadi tantangan untuk mengurangi risiko kejadian serupa pada masa mendatang.