RADAR MALIOBORO - Grab sukses menyelenggarakan Grab For Business Tourism Talk 2024 di Yogyakarta, sebuah ajang diskusi interaktif untuk mendukung sektor pariwisata dan industri hospitality di Indonesia.
Acara ini membagikan Grab Travel Insights 2024 sebagai solusi inovatif untuk para pelaku usaha Grab For Business Tourism Program.
Dalam kesempatan ini, Grab juga meluncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan untuk Wisatawan Grab di Yogyakarta, sebuah laman berisi informasi lengkap seputar keamanan dan keselamatan pengguna, seperti kontak darurat, daftar alamat kantor kepolisian & kedutaan, dan daftar rumah sakit.
Grab Travel Insights 2024 mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara dengan wisatawan paling aktif di Asia Tenggara, setelah Singapura dan Filipina.
Menariknya, wisatawan Grab tercatat membelanjakan dua kali lipat lebih banyak untuk layanan transportasi Grab dibandingkan penduduk lokal.
Selain itu, sebanyak 93 persen wisatawan di Indonesia juga gemar mengadopsi teknologi untuk segala aktivitas yang berhubungan dengan traveling, misalnya saat membuat rencana perjalanan atau mencari informasi tentang destinasi tujuan.
“Grab berkomitmen untuk mendukung sektor pariwisata Indonesia dengan teknologi inovatif dan solusi yang memberikan manfaat langsung bagi wisatawan dan pelaku industri. Kami hadir sebagai mitra strategis untuk membantu meningkatkan produktivitas pelaku usaha pariwisata dan hospitality, sekaligus memberikan kemudahan bagi para traveler mulai dari persiapan perjalanan hingga kepulangan mereka,” ujar Head of Product, Data, and Go-to-Market, Grab For Business, Grab Indonesia Pramita Hadi.
Dalam acara ini, Grab juga memperkenalkan Grab For Business Tourism Program, solusi terintegrasi untuk para pelaku bisnis di sektor pariwisata dan hospitality.
Jika mitra bisnis bergabung di program Grab For Business Tourism Program yang menggunakan layanan GrabCar, GrabBike, GrabFood, dan GrabMart, mereka juga berpotensi meraih efisiensi hingga Rp 432 juta per tahun.
Program Grab For Business sendiri menawarkan efisiensi biaya hingga 35 persen, sistem pelaporan yang real-time dan transparan, serta fleksibilitas dalam mengimplementasikan kebijakan perusahaan untuk perjalanan dan layanan pengantaran untuk para mitra bisnis.
Selain itu, Grab juga meluncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan untuk Wisatawan Grab (Grab Tourism Safety and Security Center) di Yogyakarta bersama Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata DIY.
Layanan ini menyediakan laman informasi darurat, yang mencakup:
• Hotline Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129.
• Alamat kantor polisi dan kedutaan.
• Daftar rumah sakit dan kontak Basarnas.
Melalui laman ini, pengguna dapat memesan layanan transportasi Grab secara otomatis saat mencari alamat kantor polisi atau rumah sakit yang ada dalam daftar kontak.
Editor : Winda Atika Ira Puspita