Pizza Hut resmi memasuki fase baru setelah Yum! Brands menyelesaikan proses penjualan bisnis jaringan restoran pizza tersebut dengan nilai total sekitar US$2,7 miliar atau setara Rp44 triliun.
Transaksi ini sekaligus mengakhiri kepemilikan Yum! Brands terhadap Pizza Hut, salah satu jaringan restoran pizza terbesar dan paling dikenal secara global.
Penjualan Pizza Hut dilakukan melalui dua transaksi berbeda berdasarkan wilayah operasional. Bisnis Pizza Hut di luar China diambil alih oleh LongRange Capital dengan nilai sekitar US$1,5 miliar.
Sementara itu, bisnis Pizza Hut yang beroperasi di China dijual kepada Yum China Holdings dengan nilai transaksi mencapai US$1,2 miliar.
Langkah divestasi tersebut merupakan bagian dari strategi Yum! Brands untuk mengarahkan sumber daya perusahaan pada bisnis yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan lebih menjanjikan.
Baca Juga: Bukan Sekedar Uang Receh! Koin Kuno Indonesia Ini Diburu Kolektor, Harganya Bisa Tembus Ratusan Juta
Sebelum keputusan penjualan diambil, Yum! Brands telah melakukan evaluasi strategis terhadap Pizza Hut. Peninjauan tersebut berlangsung di tengah persaingan industri restoran yang semakin sengit serta perubahan pola dan preferensi konsumen.
Manajemen Pizza Hut Ikut Berubah
Perubahan kepemilikan Pizza Hut juga diikuti dengan perombakan di jajaran manajemen perusahaan.
Setelah transaksi resmi rampung, CEO Pizza Hut Aaron Powell dilaporkan meninggalkan posisinya. Selain Powell, sejumlah jabatan lain dalam struktur perusahaan juga mengalami perubahan.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari fase transisi setelah Pizza Hut tidak lagi berada di bawah kendali langsung Yum! Brands.
Bagi Pizza Hut, hadirnya pemilik baru membuka peluang untuk menyusun kembali arah bisnis dan strategi pengembangan di masa mendatang.
Sementara itu, Yum! Brands kini dapat lebih fokus mengembangkan portofolio bisnis restorannya setelah berhasil menyelesaikan divestasi Pizza Hut.
Baca Juga: Luncurkan Jersey dan Pemain Asing Baru Asal Brasil, Cosmo JNE FC Siap Tempur di Musim 2026/2027
Transaksi senilai puluhan triliun rupiah tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan Pizza Hut sekaligus menandai dimulainya era baru bagi salah satu merek restoran pizza paling populer di dunia.