RADAR MALIOBORO - Lebih dari 100 ribu nasabah baru berhasil dijaring Bank Saqu, layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta (BJJ) yang dimiliki oleh Astra Financial dan WeLab. Jumlah tersebut sejak satu bulan Bank Saqu diluncurkan, tepatnya 20 November 2023 lalu.
Presiden Direktur Bank Jasa Jakarta Leo Koesmanto mengatakan, pencapaian ini dilatarbelakangi upaya Bank Saqu yang gencar melakukan pendekatan yang berorientasi pada pelanggan yang dipadukan dengan inovasi dan pengalaman layanan keuangan aman dan mudah.
“Ke depannya, Bank Saqu akan terus fokus meningkatkan layanan, memperluas program dan fitur untuk menjangkau lebih banyak lagi nasabah di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/12).
Pertumbuhan pesat Bank Saqu didorong dengan adanya potensi besar bagi para solopreneur dan generasi produktif di Indonesia. Di mana, berdasarkan data jumlah pengguna Bank Saqu, sebanyak 70 persen merupakan masyarakat yang memiliki pekerjaan sebagai solopreneur.
Baca Juga: Suka Makan Mi Ayam? Ini Dia Sejarah dan Asal Usulnya
“Segmen ini secara proaktif mencari cara untuk bertumbuh, menabung lebih banyak, berinvestasi lebih banyak, atau bahkan mengambil pinjaman untuk upaya produktif, guna mencapai lebih banyak hal positif di masa depan,” ungkapnya.
Leo pun menuturkan, juga aktif memberi dukungan Bank Saqu pada para pelaku bisnis kecil dan juga masyarakat yang memiliki jiwa solopreneur dengan menghadirkan SEMASAQU, sebuah pasar kreatif untuk merek lokal karya para solopreneur. "Aksi ini juga memberikan kontribusi positif pada jumlah pertumbuhan nasabah," jelasnya.
Baca Juga: Puncak Keramaian Penumpang Bus di Terminal Jombor pada 24 Desember 2023
Saat ini tersedia sejumlah fitur andalan Bank Saqu, seperti Tabungmatic dan Saku Booster yang juga menjadi fitur favorit yang digunakan banyak penggunanya. Fitur ini menjadi unik karena pengguna dapat membentuk kebiasaan untuk mulai rutin menabung dengan cepat dan mudah. Dengan fitur ini, nasabah dapat menabung secara otomatis selisih transaksi saat menggunakan QRIS.
Lalu, tabungan tersebut akan ditambahkan ke Saku Booster, sebuah saku khusus untuk menyimpan semua cashback yang diperoleh nasabah dari transaksi menggunakan Bank Saqu. “Nasabah dapat memperoleh cashback di Saku Booster dengan tingkat bunga lebih tinggi hingga 10 persen per tahun dengan syarat dan ketentuan berlaku,” katanya.
Selain kedua fitur tersebut, fitur Busposito juga mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Busposito merupakan produk deposito di Indonesia yang mengandalkan kekuatan komunitas. Semakin banyak orang yang bergabung dengan Busposito, artinya semakin besar nasabah memperoleh bunga lebih tinggi, hingga tujuh persen per tahun. Sebagai informasi, nasabah Bank Saqu saat ini lebih dari 43 persen berusia antara 20-30 tahun dengan demografi yang yang berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung dan Surabaya. (pra)