Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Harga Cabai Rawit di Purworejo Turun, Cabai Keriting Masih Tinggi

Jihan Aron Vahera • Senin, 8 Januari 2024 | 19:25 WIB

Ilustrasi tanaman cabai. (alodokter.com)
Ilustrasi tanaman cabai. (alodokter.com)

RADAR MALIOBORO - Harga cabai rawit di Kabupaten Purworejo perlahan turun. Saat ini harga cabai rawit berada di kisaran Rp 45 ribu - Rp 50 ribu per kilogram (kg).

Meski harga cabai rawit turun, harga cabai keriting saat ini masih tinggi. "Harga cabai keriting Rp 62 ribu sampai Rp 65 ribu per kg yang bagus. Kalau yang jelek relatif murah sekitar Rp 40-an ribu," kata salah satu pedagang kebutuhan pokok di Pasar Baledono Fai kepada Radar Jogja Minggu (7/1).

Diungkapkan, harga cabai rawit tersebut sudah turun sejak tahun baru. "Sudah semingguan. Dari sebelumnya stabil di harga Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu," sebutnya.

Baca Juga: Surat Suara Sobek Hingga Terdapat Bercak Tinta Langsung Dimusnahkan KPU Kabupaten Magelang

Kemudian, untuk cabai hijau Rp 30 ribu. Bawang merah Rp 40 ribu sampai Rp 42 ribu, bawang putih biasa Rp 36 ribu - Rp 37 ribu, bawang putih kating Rp 40 ribu - Rp 42 ribu. "Harga bawang stabil," ungkap dia.

Sementara, untuk harga gula masih relatif tinggi yakni Rp 17.500 per kg. Harga telur stabil dikisaran Rp 26 ribu - Rp 27 ribu per kg. Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Bahan Pokok Penting dan Metrologi (Perbamet), DKUKMP Purworejo Yunita Dewi Onggowati.

Dia menyebut, harga cabai rawit mengalami penurunan harga. "Waktu Jokowi kesini itu Selasa (2/1), harga cabai Rp 70 ribu. Sekarang sudah turun di angka Rp 50 ribu," katanya.

Untuk harga bawang merah dan bawang putih stabil. Paa Jumat (5/1) lalu, bawang merah Rp 42 ribu, bawang putih kating Rp 40 ribu -Rp 44 ribu, dan bawang putih biasa (super/bagus) Rp 35 ribu - Rp 40 ribu.

Baca Juga: Diduga Akan Dibawa ke Solo, Truk Berisi 226 Anjing Diamankan di Tol Kalikangkung Semarang

Yunita mengatakan, untuk harga gula pasir saat ini memang masih tinggi Rp 16.500 - Rp 18 ribu. Namun, tidak ada kelangkaan gula pasir dan stok di Kabupaten Purworejo masih aman.

Dia mengungkapkan, di sejumlah toko tradisional, harga gula tanpa merek biasanya memang dihargai lebih mahal karena ada biaya pengemasan. "Kemarin kami tanyakan kenapa gula pasir kemasan yang dibungkus 1/4 kg, 1/2 kg, itu lebih mahal, karena ada biaya pengemasan. Untuk beli plastik dan karet," jelas dia. (han)

Editor : Heru Pratomo
#Kabupaten Purworejo #cabai keriting #cabai rawit