Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Jadi Bank Perekonomian Rakyat, Minat Masyarakat Menabung di BPR Meningkat

Heru Pratomo • Kamis, 18 Januari 2024 | 04:31 WIB
Kegiatan pengundian Gebyar Undian Tamasya Plus periode 40 di Grand Rohan Jogja
Kegiatan pengundian Gebyar Undian Tamasya Plus periode 40 di Grand Rohan Jogja

 

RADAR MALIOBORO - Minat masyarakat untuk menabung di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) terus meningkat. Data yang dihimpun Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat (Perbarindo) DIY, dana pihak ketiga (DPK) berupa tabungan di BPR mencapai Rp 154,1 miliar dari 29.907 rekening.

 

Jumlah tersebut pula yang menjadi peserta dalam Penarikan Undian Tabungan Masyarakat Yogyakarta (Tamasya) Plus Periode ke-40 di Hotel Grand Rohan Jogja Rabu (17/1). Ketua Perbarindo DIY Wulfram Margono dalam sambutannya menyebutkan, dari tahun ke tahun kepercayaan masyarakat menabung di BPR terus tumbuh.

"Selain suku bunga yang lebih tinggi dari bank umum, dana juga aman dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) dan berkesempatan mengikuti undian Tamasya ini," katanya.

 

Direktur BPR Shinta Putra Pengasih itu menjelaskan sesuai amanat UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, BPR memiliki peran dalam inklusi keuangan. Tamasya plus menjadi salah satu sarana yang dipakai. Untuk nasabah BPR, kata dia, pun beragam mulai dari pengusaha hingga pedagang dan anak sekolah.

Pergantian nama BPR dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat pun turut membantu merubah persepsi masyarakat terkait BPR. Tak lagi hanya identik dengan kredit. "Tapi juga ada deposito maupun tabungan, yang di Yogyakarta ini kami mempunyai program Tamasya Plus," ungkapnya.

 

Dia merinci, Tamasya Plus sejak pertama digulirkan pada 22 Des 2004 lalu diikuti oleh 30 BPR. Setahun digelar dua kali pengundian. Pada periode 6 tahun 2006 diikuti 40 BPR dengan saldo Rp 25,3 miliar dari 27.953 rekening. Tapi pada periode ke-39 tahun 2023 diikuti 44 BPR dengan saldo Rp 151,6 miliar dengan total rekening 30.008.

Sedang pada periode ke-40 pada 2024 ini diikuti 44 BPR dengan saldo mencapai Rp 154,1 miliar dari 29.907 rekening. Dari pengundian periode 39 dan periode 40 tumbuh sekitar Rp 2,5 miliar atau sebesar 1,6 persen," jelasnya.

 

Pada pengundian periode ke-40 kali ini pun mengambil tema Membangun Budaya Generasi Muda Gemar Menabung Sejak Dini. Ketua Panitia Pengundian Tabungan Tamasya Plus periode 40 Jupaidi mengatakan, pilihan tema tersebut karena menabung bukan hanya sekadar kegiatan finansial. Tetapi juga merupakan investasi pada masa depan pribadi, keluarga, dan komunitas.

"Budaya menabung sejak dini memiliki dampak positif yang luar biasa. Karena dengan menabung, kita membangun pondasi keuangan yang kuat, mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi, serta menciptakan peluang untuk meraih impian dan tujuan hidup yang lebih baik lagi," tuturnya.

 

Perbarindo, kata dia, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda untuk memulai budaya gemar menabung sejak dini melalui produk Tamasya plus yang dimiliki. 

Editor : Heru Pratomo
#bpr #tamasya #perbarindo #Bank Perekonomian Rakyat