Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Jelang Ramadan Harga Telur Meroket hingga Rp 30 Ribu per Kilogram, tapi Peternak Merugi, Berikut Penyebabnya

Marsa Andiny Putri • Senin, 26 Februari 2024 | 19:55 WIB
Warga borong telur di pasar murah
Warga borong telur di pasar murah

RADAR MALIOBORO - Harga beberapa bahan pokok terus meningkat menjelang Ramadhan, dengan harga telur yang naik hingga Rp 30.000 per kilogram di Jawa Timur.

Dikutip dari Radar Surabaya (JawaPos Grup), Minggu (25/2), data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur menunjukkan bahwa harga rata-rata telur ayam adalah Rp 28.304 per kilogram, dengan harga tertinggi tercatat di Kabupaten Situbondo sebesar Rp 30.333, dan harga terendah di Kabupaten Sampang dan Kabupaten Blitar sekitar Rp 26.500.

Baca Juga: Erick Estrada Menangis Saat Konferensi Pers Film Mendung Tanpo Udan di Kawasan Senayan Jakarta

Ketua Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN), Rofi Yasifun, mengakui bahwa harga telur terus meningkat, bahkan sudah mencapai Rp 27 ribu per kilogram di tingkat peternak.

"Jadi, di pasaran Rp 30 ribu lebih. Ini karena memang permintaannya meningkat," ujar Rofi Yasifun kepada Radar Surabaya, Minggu (25/2).

Baca Juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebut KUA Akan Menjadi Tempat Pernikahan Semua Agama

Dia menjelaskan bahwa kenaikan harga telur menjelang Ramadhan sudah menjadi siklus tahunan, dengan naiknya harga setiap dua minggu menjelang Ramadhan karena permintaan meningkat akibat kegiatan selamatan dan megengan yang dilakukan umat Muslim.

“Nanti akan melandai dua hari jelang Ramadhan dan naik lagi jelang Lebaran," jelas Rofi.

Baca Juga: Resep Ikan Tongkol Suwir Rumahan yang Enak dan Sederhana

Meski harga telur per kilonya di tingkat peternak Rp 27 ribu, Rofi menjelaskan, hal tersebut belum cukup untuk meningkatkan keuntungan.

Sebab, harga pokok produksi (HPP) yang dipatok pemerintah sebesar Rp 28.400. Ia juga menegaskan, harga pakan jagung kini sudah mencapai Rp 7.000 bahkan lebih.

Baca Juga: Wajib Dicoba ! Ini Dia 3 Rekomendasi Hand Body yang Memutihkan Kulit

Terkait dengan program pasar murah yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kenaikan harga, Rofi menyatakan bahwa program tersebut tidak memberikan keuntungan bagi peternak.

Dia menilai bahwa hal tersebut merupakan beban bagi peternak, namun pemerintah tampaknya tidak mengindahkannya. Sebagai peternak, mereka merasa tidak memiliki banyak pilihan dalam hal ini.

Baca Juga: Cegah Diabetes ! Ini Dia Batas Ideal Konsumsi Gula Harian yang Perlu Diperhatikan !

"Kalau mau jujur, ya, ini memberatkan peternak. Tapi pemerintah tutup mata. Kami sebagai peternak tidak bisa berbuat banyak. Ya, mau bagaimana lagi," pungkasnya. {} 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ramadan #harga #Jelang #telor #naik