Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kenali Apa itu Mycoplasma Pneumoniae, Bakteri yang Menginfeksi Paru-Paru

Reren Indranila • Rabu, 6 Desember 2023 | 18:19 WIB
Ilustrasi kesehatan. (Freepik)
Ilustrasi kesehatan. (Freepik)

RADAR MALIOBORO - Waduh kasus Mycoplasma pneumoniae sudah ditemukan di Indonesia. Dinas Kesehatan Jakarta (Dinkes) Jakarta baru saja menerima laporan sudah ditemukannya kasus Mycoplasma pneumoniae pada anak-anak di Indonesia. Diagnosis ini dinyatakan berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR).

 Dilansir dari dnaberita.com (5/12/2023) Dinkes Jakarta masih belum memberi informasi terkait  total anak yang positif terinfeksi bakteri Mycoplasma pneumoniae tersebut. Namun pihak Dinkes Jakarta saat ini sedang melakukan perincian terhadap total jumlah dan lokasi penyebaran bakteri tersebut. Anak-anak yang diketahui terinfeksi bakteri tersebut, saat ini sudah dirawat di sejumlah rumah sakit.  

Mycoplasma pneumoniae merupakan sebuah bakteri yang menyerang paru-paru, sehingga apabila terkena bakteri ini maka akan terjadi sebuah gangguan pernapasan terhadap pasien. Bakteri ini pertama kali ditemukan dan menyebar luas di China. Sebelum virus Covid-19 menyebar yaitu pada 2019, mycoplasma merupakan penyakit pernapasan yang cukup umum.

Pada Mei 2023 bakteri ini, mulai  meningkat penyebarannya  dan salah satu kalangan yang rentan untuk diserang adalah anak-anak. Kemudian November 2023, WHO melaporkan bahwa kasus Mycoplasma pneumoniae sudah meningkat tajam di China, dan mengimbau seluruh dunia untuk berhati-hati.

Dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Dr. dr. Erlina Burhan menjelaskan bahwa bakteri Mycoplasma pneumoniae merupakan bakteri yang sudah ada sejak sebelum Covid-19 muncul. Ia juga menjelaskan bahwa bakteri ini ditularkan melalui sebuah cairan droplet yang ada di udara dan menimbulkan berbagai gejala khas yaitu batuk selama berminggu-minggu.

Selain batuk yang berkepanjangan, gejala lain  yang ditimbulkan dari penularan bakteri Mycoplasma pneumoniae ini seperti sakit tenggorokan, lemas, demam, nyeri kepala, dan ditemukan efusi pleura (penumpukan cairan di rongga pleura).

Sementara itu, pada  beberapa kasus yang ditemukan pada anak di China terdapat gejala lain yang muncul, seperti mata berair, hidung tersumbat, bersin-bersin, napas berbunyi, hingga bisa menyebabkan muntah dan diare. Masyarakat diimbau untuk kembali rajin memakai masker terutama saat berada di dalam keramaian dan tempat umum seperti sekolah, kantor, hingga ruangan tertutup namun dipenuhi banyak orang. (Annida Muthi’ah)

Editor : Reren Indranila
#virus #bakteri #kesehatan