Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Populasi Semakin Berkurang, 4 Ribu Sekolah di Koreea Selatan Terancam Ditutup

Trimina Klara • Kamis, 7 Desember 2023 | 21:29 WIB
Dream.co.id
Dream.co.id

RADAR MALIOBORO - Angka kelahiran di negara Korea Selatan terus menurun setiap tahunnya.

Untuk tahun 2021 hingga 2022 saja angka kelahiran turun dari 260.560 menjadi 249.000 jiwa.

Menurut data terakhir pada Juli 2023, rekor terendah dari Korea Selatan ini menduduki angka 19,102 bayi yang lahir.

Turunnya angka kelahiran ini disebabkan oleh warga Korea Selatan yang enggan untuk menikah dikarenakan biaya hidup yang tinggi dan pekerjaan yang sulit.

Akibatnya berimbas pada kurang lebih 4.000 sekolah akan terancam tutup.

Tentunya saja pemerintah Korea Selatan tidak diam atas kasus ini.

Mereka memberikan solusi agar angka kelahiran di negara tersebut kembali ke angka normal dengan gebrakan :

1. Perjodohan Massal

Sebenanrnya acara ini sudah dilakukan 5 kali di kota Seongman. Yang mana dari 460 peserta, 198 diantara berhasil menemukan pasangan mereka.

Namun banyak masyarakat yang berpendapat bahwa ini adalah program yang sia-sia.

Karena masalah utama mereka tidak ingin menikah karena biaya hidup yang tinggi, biaya rumah dan pendidikan yang mahal.

2. Bantuan Dana Tunai

Pemerintah Korea Selatan bersedia untuk memberi bantuanbeupa uang tunai bagi orang tua yang baru melahirkan dengan subsidi biaya persalinan senilai Rp 23 Juta jika dirupiahkan.

Namun bantuan ini memiliki syarat yang mana orang tua harus mendaftarkan kelahiran anak mereka dengan begitu secara otomatis mereka akan mendapatkan voucher tunai yang bisa digunakan.

3. Tenaga Kerja Asing

Saat ini pemerintah Korea Selatan membuka kouta tenaga kerja sebanyak 30.000 yang mana ini naik 15 kali lipat dari rencana awal yang hanya akan berjumlah 5.000 dengan upah yang ditawarkan berkisar Rp 23 juta / bulan.

Namun menurut warga Korea Selatan tidak setuju karena menurut mereka seharusnya pemerinta lebih berfokus pada pemotongan yang kerja.

4. Cuti Melahirkan

Jika di indonesia, cuti melahirkan biasanya memiliki rentang waktu 6 bulan.

Namun berbeda dengan Korea Selatan mereka memiliki aturan cuci melahirkan selama 12 bulan.

Pertimbangan ini juga telah dipikirkan matang-matang oleh pemerintah malah sekarang pemerintah memperpanjang cuti melahirkanmenjadi 1 tahun 6 bulan. 

Editor : Bahana.
#sekolah ditutup #korea selatan