RADAR MALIOBORO - Ikan Pari Jawa adalah ikan pari unik seukuran piring makan yang tidak memiliki spesies serupa di Jawa. Fakta bahwa ikan ini tidak ditemukan dalam berbagai survei yang tak terhitung jumlahnya mengonfirmasi kepunahannya.
International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menyatakan Ikan Pari Jawa sebagai spesies terancam punah. Hilangnya Ikan Pari Jawa, merupakan kepunahan ikan laut pertama yang diakibatkan ulah manusia.
Dilansir dari JawaPos.com, situs resmi Charles Darwin University (CDU), melaporkan pada Jumat (15/12) bahwa spesies Pari Jawa yang sangat langka yang hanya terlihat satu kali pada akhir tahun 1800-an, telah dinyatakan punah berdasarkan penelitian. Tim internasional yang dipimpin oleh Charles Darwin University (CDU).
Kabar tersebut muncul ketika International Union for Conservation of Nature merilis Daftar Merah Spesies Terancam Punah terbaru pada Senin, 12 November 2023. Pari Jawa (Urolophus javanicus) sebelumnya hanya diketahui dari satu spesimen yang dikumpulkan pada tahun 1862 dari pasar ikan di Jakarta, Indonesia.
Tim melakukan pemodelan baru dengan menggabungkan semua informasi yang tersedia tentang spesies tersebut, yang menunjukkan bahwa Pari Jawa telah punah. Kandidat PhD CDU dan peneliti kepala Julia Constance mengatakan, bahwa ada berbagai masalah yang menyebabkan kepunahan Ikan Pari Jawa.
"Penangkapan ikan yang intensif dan umumnya tidak diatur merupakan ancaman utama yang menyebabkan menipisnya populasi Ikan Pari Jawa, karena tangkapan ikan pesisir di Laut Jawa telah menurun pada tahun 1870-an," kata Julia.
Dia mengatakan, di Pantai Utara Jawa, khususnya Teluk Jakarta, di mana spesies ini diketahui berada, juga merupakan kawasan industri yang padat dengan kerusakan habitat yang luas dan berjangka panjang. Dampak-dampak ini cukup parah dan sayangnya menyebabkan kepunahan spesies ini. Sebagai bagian dari penelitian mengenai nasib ikan pari jawa, tim peneliti mengamati ancaman yang diketahui seperti penangkapan ikan berlebihan dan hilangnya habitat, serta apakah spesies tersebut terdaftar di pasar ikan melalui survei.
Kandidat demikian, doktor CDU Benaya Simeon, yang mempelajari ikan pari yang terancam punah di Indonesia, mengatakan meskipun telah dilakukan penelitian ekstensif sejak tahun 2001. Namun belum ada spesimen baru yang ditemukan.
"Berbagai lokasi pendaratan ikan di sepanjang pantai utara Jawa dan di seluruh Indonesia telah dipantau secara menyeluruh, namun belum pernah mencatat keberadaan Ikan Pari Jawa," ujar Benaya.
Perlu dicatat bahwa Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN adalah sumber risiko kepunahan global yang paling komprehensif dan status spesies hewan, jamur, dan tumbuhan. (Martin Hill Candratya)
Editor : Reren Indranila