RADAR MALIOBORO - UGM menyediakan sembilan TPS Lokasi Khusus (Loksus) pada Pemilu 2024 ini. Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM Hempri Suyatna mengatakan, TPS khusus itu bersifat inklusif yang diikuti mahasiswa dari 12 perguruan tinggi (PT) di Jogjakarta.
"Kami dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Caturtunggal sudah membentuk KPPS untuk masing-masing TPS khusus," ujarnya saat dihubungi Radar Jogja, Sabtu (6/1).
Perguruan tinggi yang ikut dalam TPS Loksus disediakan UGM, di antaranya, Stikes Panti Rapih, STPMD, Poltekes Kemenkes Jogjakarta, STIM, UII, UPN, dan sebagainya.
UGM telah mengantongi 2.611 pemilih tetap yang terdiri atas mahasiswa UGM dan mahasiswa dari 12 perguruan tinggi itu. "Soal mekanismenya nanti ditentukan PPS Caturtunggal," katanya.
Hempri menyebutkan, TPS khusus nantinya akan tersebar di tiap-tiap asrama UGM, di antaranya, Asrama Sendowo, Kinanti 1, Kinanti 2, Kinanti 3, Karangayam, Santren, dan asrama lainnya.
"Saat ini masih tengah proses rekrutmen PPS untuk sembilan TPS khusus. Rencanannya masing-masing memiliki empat mahasiswa yang terlibat sebagai PPS," ungkapnya.
Dengan melibatkan mahasiswa sebagai PPS, menurutnya, proses pembelajaran awal bagaimana mengawal pemilu dengan transparan, jujur, dan adil.
Hempri menuturkan, pihaknya juga memfasilitasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang ingin pindah tempat pemungutan suara pada Pemilu 2024. "Kalau melalui direktorat kemahasiswaan ada sekitar 500 orang yang sudah terdaftar," ucapnya.
Namun demikian pihaknya masih membuka pendaftaran untuk DPTb sampai dengan 15 Januari atau dengan meminta surat pengantar dari fakultas masing-masing. "Mengenai waktu pemilihan dan mekanisme, kami ikut ketentuan KPU RI," ucapnya.
Hempri memprediksi mahasiswa yang ikut dalam pemilihan mayoritas berasal dari luar daerah. "Jadi kemungkinan rata-rata hanya mengikuti pemilihan presiden di Pemilu 2024 nanti," katanya.
UGM juga telah berkoordinasi mengenai penyediaan logistik masing-masing TPS Khusus kepada KPU dan Bawaslu Sleman.
Fasilitas TPS khusus untuk mahasiswa di Jogjakarta merupakan mandat UGM dari KPU RI untuk mendorong kesuksesan pemilu. "Ini kontribusi UGM untuk menyukseskan pesta demokrasi 2024 mendatang," tambahnya. (cr6/laz)
Editor : Heru Pratomo