RADAR JOGJA - Penelitian baru mengungkapkan bahwa banyak orang kini mengambil keputusan untuk tidak memiliki anak karena takut akan kerusakan iklim.
Studi yang dilakukan oleh tim akademis dari University College London, dianggap sebagai tinjauan sistematis pertama yang mengeksplorasi bagaimana dan mengapa masalah iklim dapat mempengaruhi pengambilan keputusan untuk melahirkan.
Analisis mereka menemukan bahwa 12 dari 13 penelitian menemukan kekhawatiran yang lebih kuat mengenai dampak buruk iklim yang terkait dengan keinginan untuk memiliki lebih sedikit atau tidak memiliki anak sama sekali.
“Pertama, tanggung jawab moral adalah membawa seorang anak kedunia dimana mereka mungkin tidak memiliki masa depan yang menyenangkan, bahkan layak untuk ditinggali”, ungkap Emma Smart mengutip dari The Guardian.
Ketidakpastian mengenai masa depan dan kekhawatiran mengenai dampak ekologis dari pertumbuhan populasi manusia merupakan faktor kunci yang juga diidentifikasi dalam penelitian ini, menurut Hope Dillarstone, penulis utama studi tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Climate.
Dillarstone dan rekannya menemukan bahwa kekhawatiran seperti yang diungkapkan oleh Smart bukanlah hal yang aneh.
Editor : Bahana.