Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kolaborasi Tiga Kampus Perkuat Bidang Vokasi

Fahmi Fahriza • Senin, 22 Januari 2024 | 16:00 WIB
KOMPAK: Sesi diskusi yang dilakukan untuk memperkuat ekosistem kemitraan vokasi di DIJ yang bertempat di Ruang VIP Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Jogjakarta.
KOMPAK: Sesi diskusi yang dilakukan untuk memperkuat ekosistem kemitraan vokasi di DIJ yang bertempat di Ruang VIP Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Jogjakarta.

RADAR MALIOBORO - Tiga kampus meliputi Sekolah Vokasi (SV) UGM, Fakultas Vokasi UNY, dan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Jogjakarta baru saja menjalin kolaborasi berbasis focus group discussion (FGD). Ketiga berkomitmen untuk memperkuat bidang vokasi, khususnya pada program ekosistem kemitraan berbasis potensi daerah.

Direktur AKN Seni dan Budaya Jogjakarta Supadma menyebut, kegiatan ini juga diikuti oleh dinas dan badan pemerintahan di DIJ. Untuk memetakan events, trends, dan drivers yang diprediksi akan terjadi dan mampu menjadi pendorong utama maupun berpengaruh terhadap perkembangan situasi ketenagakerjaan dan inovasi di DIJ.

"Khususnya pada bidang-bidang vokasi, akan ada pembaruan dan perkembangan ketenagakerjaan," katanya kemarin (21/1).

Dalam diskusi ini, juga dibahas isu dan kebijakan terkait penguatan ekosistem kemitraan dalam rangka menghasilkan SDM yang unggul khususnya vokasi. Dari hasil FGD ke-2 ini, lanjutnya drivers of change pendorong utama dalam penyusunan kerangka workforce and innovation planning di DIJ telah dihasilkan. Yakni dari aspek sosial, teknologi, ekonomi, lingkungan, kebijakan, dan nilai.

"Selanjutnya hasil ini akan diolah lebih lanjut oleh tim konsorsium DIJ," lanjut Supadma.

Sementara itu, ketua tim program yang juga Wakil Dekan Peneltian dan Pengabdian Sekolah Vokasi UGM Wiryanta menyebut, hasil diskusi memang diproyeksikan sebagai landasan dalam penyusunan workforce planning dan innovation planning di DIJ.

"Perumusan ini akan ada analisis foresight oleh tim konsorsium tentang penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi di DIJ," ungkapnya.

Tak hanya itu, luaran yang juga akan dicapai adalah membahas isu dan kebijakan tentang penguatan ekosistem kemitraan. Dalam rangka menghasilkan SDM vokasi yang unggul dan pengembangan inovasi berbasis potensi daerah.

Dikatakannya, bahwa saat ini ada 20 wilayah di Indonesia yang sedang mengimplementasikan program yang sama. Dan menurutnya, tim konsorsium DIJ termasuk salah satu tim yang telah berprogress dengan baik. "Sebagai tim konsorsium, ini bisa membuka sekat-sekat antarkampus untuk menghasilkan perencanaan SDM dan inovasi di DIJ secar kolektif," tandasnya. (iza/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#vokasi #uny #ugm #AKN