RADAR MALIOBORO - Dosen FISIP UPN Veteran Yogyakarta Prof Dr Puji Lestari, M.Si, yang melahirkan Teori Komunikasi Hati, pada 2023 meraih rekognisi internasional top researcher AD Scientific Index 2024 rangking.
Profesor pertama FISIP UPN Veteran Yogyakarta ini berhasil menduduki top 7 persen ilmuwan teratas di Indonesia dengan peringkat 3.987 dari 55.470 peneliti di Indonesia. Peringkat Puji Lestari di Asia dan dunia pun meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya.
Dosen yang dikenal aktif menulis buku dan baru saja merilis buku terbarunya berjudul Teori Komunikasi Hati : Analisis dan Implementasi dalam Kehidupan ini, menduduki peringkat 114.183 dari 436.320 setara TOP 26 persen ilmuwan di Asia dan Ilmuan dunia menduduki 30 persen teratas untuk H-index selama enam tahun (Last 6 years H-Index) yaitu peringkat 466.545 dari 1.443.405 peneliti dan H Indeks keseluruhan menduduki peringkat 577.682 dari 1.443.405 ilmuwan di dunia.
Di UPN “Veteran” Yogyakarta Puji kembali menduduki urutan nomor 2 selama 3 tahun berturut-turut dari 559 dosen di lima fakultas bidang ilmu teknik dan sosial. Sementara di kelompok bidang ilmu sosial yang terdiri atas Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Puji menduduki peringkat pertama dari 203 orang.
“Sebagai dosen, saya ingin terus aktif memberikan kontribusi dan menyumbangkan pemikiran ilmiah terhadap berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat, sehingga bisa memberikan manfaat sekaligus menjawab keresahan-keresahan yang ada di masyarakat,” tutur Puji Lestari.
Tulisannya tidak hanya dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi, namun juga jurnal internasional bereputasi Scopus dan WoS. Seluruh hasil risetnya telah terpublikasi sekitar 100 artikel jurnal. Setidaknya 25 publikasi telah disitasi oleh lebih dari 10 artikel ilmiah (i10 Index).
Aktifnya Prof. Dr. Puji Lestari dalam meneliti dan menuliskannya dalam berbagai jurnal pula yang menghantarkannya memperoleh gelar profesor dalam bidang Ilmu Komunikasi pada November 2022. Dosen yang melahirkan Teori Komunikasi hati ini, dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Komunikasi pada Maret 2023.
Saat disinggung terkait buku teori komunikasi hatinya, Puji Lestari mengatakan, komunikasi hati adalah proses olah pikir yaitu selalu berpikir positif atas berbagai peristiwa bahkan peristiwa yang buruk sekalipun ada hal positifnya. Selain itu Komunikasi Hati juga berbicara tentang olah rasa yaitu mengubah perasaan negatif menjadi energi positif dengan membuang sampah hati.
Sampah hati, kata dia, adalah segala hal negatif yang bisa membawa energi negatif untuk diri dan hati. Sangat implementatif dan menjadi sebuah kunci hidup damai dan bahagia, tidak hanya dengan diri sendiri, tapi juga dalam kehidupan di masyarakat. Komunikasi hati pun sebenarnya bisa diterapkan dalam perpolitikan saat ini. Bagaimana mengedepankan pikiran positif, mengedapankan simpati dan empati, tahu bagaimana empan papan atau menempatkan diri sehingga tidak asal hujat dan asal benci.
Tak terkecuali dalam proses demokrasi saat ini. Dengan komunikasi hati, perbedaan yang ada tidak akan menimbulkan perpecahan, karena komunikasi hati adalah terkait olah pikir dan olah rasa untuk mengendalikan ego sehingga tidak mengganggu hubungan dengan pihak lain. Membuang semua sampah hati, berbeda boleh tapi bisa saling menempatkan diri. "Hidup damai dan bahagia selama pesta demokrasi harus dikampanyekan dan disebarluaskan,” tutur Puji Lestari.
Puji sangat berharap bahwa teori komunikasi hati yang ia temukan bisa diimplementasikan oleh banyak orang dalam berbagai sisi kehidupan. “Harapannya teori ini dapat bermanfaat untuk mengurangi bencana sosial dan mental yang semakin marak di era digital zaman sekarang ini.” ungkapnya lagi.
Editor : Heru Pratomo