Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Liga Basket Pelajar Jogja 2024 Digelar Mei, Bakal Menerapkan Visi Dua Bintang

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 27 Januari 2024 | 14:00 WIB

DUA BINTANG: Panitia Liga Basket Pelajar Jogja 2024 saat melakukan sosialisai dengan para orang tua dan guru di SMP-SMA Budi Utama.Rizky Wahyu/Radar Jogja
DUA BINTANG: Panitia Liga Basket Pelajar Jogja 2024 saat melakukan sosialisai dengan para orang tua dan guru di SMP-SMA Budi Utama.Rizky Wahyu/Radar Jogja
 


 

 


RADAR MALIOBORO - Liga Basket Pelajar Jogja 2024 akan menerapkan visi dua bintang, mencetak pemain yang pintar pendidikan dan membangun kepribadian pelajar yang baik. Liga ini rencananya digelar Mei mendatang.


Salah seorang penggagas Liga Basket Pelajar Jogja 2024 Rachmad Kasim Martadji mengatakan, konsep dua bintang yang diusung melibatkan unsur pendidikan akademis dan pendidikan pembangunan karakter manusia sebagai hal yang utama. Sebab liga ini ingin mencetak pemain yang juga pintar pendidikan dan kepribadian baik. "Harapannya gairah basket pelajar di Jogjakarta akan semakin semarak," ujarnya kemarin (26/1).


Bulan ini panitia Liga Basket Pelajar Jogja 2024 sedang melaksanakan kegiatan pra event selama tiga hari ke depan, mulai Jumat (26/1) hingga Minggu (28/1). Kegiatannya meliputi gathering yang dihadiri pembina sekolah, guru, perwakilan orang tua murid dan para pelatih yang nantinya akan ikut dalam kompetisi ini.


Sementara legenda hidup basket Indonesia Ary Sudarsono mengatakan, dengan terselenggaranya liga dua bintang ini sebagai kawah candradimuka yang akan membangun dan membentuk manusia Indonesia ke depan. Salah satunya melalui olahraga.


"Tentunya saya berterima kasih kepada panitia, PEAK, sekolah-sekolah dan kampus yang  mempunyai komitmen kuat melaksanakan kompetisi ini dalam dimensi yang berbeda," katanya.


Menurut Ary, liga ini akan mengajarkan spirit para pelajar, baik akademis dan nonakademis serta meletakkan pondasi life after sport yakni bagaimana kehidupan mereka setelah tidak menjadi seorang atlet. Jadi prinsipnya kalah dan menang bukan segalanya, tapi ada hal lain yang lebih daripada itu untuk membentuk karakter dan menjadikan para pelajar kelak menjadi manusia-manusia yang bisa dibanggakan almamaternya, keluarga, masyarakat dan bangsa.


Salah satu orang tua murid calon peserta Elin Arianita mengaku terkesan dengan  konsep dua bintang yang dipakai dalam Liga Basket Pelajar Jogja 2024 ini. Apalagi liga pelajar ini melibatkan unsur pendidikan akademis dan pendidikan pembangunan karakter manusia sebagai hal yang utama.


"Besar harapan kami mewakili para orang tua, liga ini bisa bersinergi antara orang tua, sekolah dan coach. Sehingga liga dua bintang ini bisa menjadi liga nasional dan spiritnya tetap terjaga," tandasnya. (ayu/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#liga basket pelajar