Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Rektor Untidar: Jauhi Adigang, Adigung, dan Adiguno

Naila Nihayah • Selasa, 6 Februari 2024 | 17:10 WIB

 

Prof Sugiyarto
Prof Sugiyarto

RADAR MALIOBORO - Sejumlah kampus mengkritik demokrasi di Indonesia tidak hanya datang dari Jogjakarta. Tak ketinggalan, Universitas Tidar (Untidar) Magelang turut memberikan pernyataan sikap menjelang pemilu 14 Februari mendatang.

Pada situasi tahun politik ini, Rektor Untidar Prof Sugiyarto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan sikap saling menghargai. Meski ada perbedaan pilihan politik. "Saling toleransi dan saling mengedepankan persatuan untuk kemajuan bangsa Indonesia," paparnya kemarin (5/2).

Terlebih, dia menegaskan, Indonesia merupakan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Masyarakat boleh memilih berbeda dalam hal apapun, seperti semboyan tersebut. Namun, harus memiliki satu tujuan demi mewujudkan kemajuan Indonesia.

"Dalam hal ini, marilah kita kembali kepada ajaran leluhur kita, budaya Indonesia. Bahwa kita harus menjauhkan dari sikap adigang, adigung, adiguno, surodiro jayaningrat lebur dening pangastuti," tegasnya.

Falsafah Jawa itu bermakna ajakan untuk menghindari sifat pongah dan membanggakan kekuatan, teman, anggota, dan sebagainya. Selain itu, dia meminta agar tidak membanggakan kepandaian, jabatan, dan sebagainya.

"Kita harus menyadari bahwa itu semua tidak akan berarti tanpa adanya persatuan dan saling menghargai di antara kita. Semoga kita bisa kembali pada hakikat kita sebagai bangsa Indonesia yang selalu santun dan menghargai orang lain," katanya. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#rektor #untidar