Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

UPNVY Turut Serukan Pernyataan Sikap, Harapkan Terselenggaranya Pemilu Luber Jurdil

Fahmi Fahriza • Kamis, 8 Februari 2024 | 15:00 WIB

 

BERLANJUT: Sesi pernyataan sikap dari civitas akademika UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY) terkait kontestasi demokrasi kemarin (7/2).
BERLANJUT: Sesi pernyataan sikap dari civitas akademika UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY) terkait kontestasi demokrasi kemarin (7/2).

RADAR MALIOBORO - Menghadapi situasi menjelang berakhirnya masa kampanye Pemilu 2024, civitas akademika UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY) merasa perlu untuk memberikan ketegasan atas posisinya. Hal tersebut dibuktikan dengan agenda pembacaan pernyataan sikap menyusul kampus lain yang sudah terlebih dahulu menyuarakan.

Bertempat di halaman Gedung Rektorat Kampus I UPNVY, pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung oleh Guru Besar UPNVY Prof Dr Ir Conradus Danisworo kemarin (7/2). Conradus mengungkapkan, secara umum UPNVY menyuarakan pertanyaan sikap yang terdiri atas empat butir. Pertama, mengajak segenap komponen bangsa untuk bersatu demi terselenggaranya pemilu yang lansung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (luber jurdil). Kedua, menghargai hak pilih setiap warga negara tanpa intervensi dan provokasi. "Yang dapat memecah belah NKRI dan mencederai pesta demokrasi," serunya.

Ketiga, lanjut Conradus, menyeru kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya pemilu. Keempat, mengimbau kepada seluruh warga negara yang mempunyai hak pilih, agar menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani.

 

"Dua sesanti UPN yakni Widya Mwat Yasa dan semangat Dharma Eva Hatto Hanti menjadi landasan dalam pernyataan sikap ini," jelasnya.

Dikatakannya, sebagai lembaga yang didirikan oleh pejuang kemerdekaan RI maka sudah selayaknya UPN turut senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Demi terselenggaranya pemerintahan yang demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dia turut berpesan, bahwa salah satu cara untuk bijak dalam memilih calon pemimpin adalah dengan mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi dan bela negara. "Dalam memilih pakailah kaca mata bela negara, saya rasa kalau kita memaknai bela negara, apapun intervensi atau provokasi yang disampaikan menuju pemilu itu tidak akan mempan," tegas Guru Besar bidang Geologi tersebut.

Lebih lanjut, dia turut menegaskan ulang landasan yang menjadikan pernyataan sikap UPN terkait pelaksanaan pemilu 2024 ini. Dirinya mengatakan bahwa dari gagasan awal hingga pembacaan pernyataan sikap, kegiatan yang dilakukan UPN murni didasari oleh kesadaran civitas akademika UPN dan tanpa ada intervensi dari pihak luar.

"Saya kembali menegaskan, kami tidak menerima permintaan pesanan dari pihak manapun, jadi betul-betul murni dari sivitas UPN," lontarnya.

Dia bercerita, bahwa pernyataan sikap UPN tersebut diawali oleh beberapa usul kemudian dari senat akademik dibicarakan secara lebih lanjut dan akhirnya konsep pernyataan sikap dimatangkan lagi dengan mengundang guru-gurur besar.

 

Sementara itu, Koordinator Biro Humas dan Kerjasama UPNVY Panji Dwi Ashrianto menyampaikan, pernyataan sikap ini tidak hanya digagas oleh jajaran rektorat saja. Tetapi juga seluruh elemen yang berada dalam lingkungan UPNVY. "Merujuk pada semua elemen, termasuk dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan juga alumni," sebutnya. (iza/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#demokrasi #UPNVY