RADAR MALIOBORO - Pencapaian membanggakan ditorehkan oleh dua mahasiswa jurusan Seni Murni, Fakultas Seni Rupa (FSR) ISI Jogjakarta. Mereka adalah Nizar Mohamad Afandi dan Ricky Ibra Aghari Muin. Keduanya mengikuti program pertukaran pelajar hingga berhasil terlibat dalam pameran yang diselenggarakan di Esztehazy Karoly Catholic University, Hungaria.
Kedua mahasiswa angkatan 2019 tersebut terhitung sejak September 2023 lalu mengikuti program student exchange selama satu semester. Sedangkan pameran yang mereka ikuti, adalah rangkaian dari luaran hasil proses belajar mereka selama di Esztehazy Karoly Catholic University, Hungaria.
Dalam pameran tersebut, karya yang ditampilkan adalah drawing di kertas dan mix media seperti menggunakan water colour. Dalam pameran tersebut Ibra berhasil menampilkan empat karya. Sedangkan Nizar menampilkan tujuh karya.
"Karya yang dihasilkan seperti sketsa drawing, mix media, lalu alih media lagi jadi kolase, dari kolase dijadikan 3D," beber Ibra.
Sementara itu, Nizar menyebut, ada perbedaan yang cukup siginifikan antara proses berkarya hingga proses belajar yang terjadi di Hungaria dan Indonesia. Dikatakannya, proses penciptaan karya di luar negeri atau di Hungaria secara spesifik lebih menekankan pada kualitas karya. Yang terstruktur dengan proses dan jangka waktu pengerjaan cenderung lama. Sementara di Indonesia, disebut lebih bebas dan spontan untuk bereksplorasi.
"Di Hungaria lebih terstruktur dan harus jelas sejak awal kuliah mau bikin karya apa," ujarnya.
Baik Ibra maupun Nizar mengaku secara sosial kultural cukup sama dan tidak ada culture shock yang dihadapi. Justru proses berpikir hingga penciptaan karya yang sangat berbeda, membuat mereka perlu beradaptasi lebih keras. "Selain itu bahan baku pembuatan karya di sini lebih mahal dan lebih sulit di cari," sambung Nizar. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika