RADAR MALIOBORO - Volunteer green team di Universitas Sanata Dharma (USD) konsisten mewujudkan kampus ramah lingkungan. Mereka terjun langsung dan belajar di sejumlah bank sampah.
Anggota green team USD Achilleus Hermawan Astyanto meyakini berbagai gagasan kolaborasi begitu mendesak untuk diwujudkan dalam upaya merawat bumi sebagai rumah bersama. "Bagi para volunteer yang mayoritas mahasiswa, kami mengajak mereka untuk dapat kerja kolaboratif bersama masyarakat dalam mempraktikkan gaya hidup berkelanjutan," kata Hermawan kemarin (3/4).
Bulan lalu, sebanyak 16 volunteer lintas program studi USD belajar ke komunitas pemerhati lingkungan. Kegiatan yang diikuti elemen mahasiswa serta dosen berlangsung di Bank Sampah Go Green Padukuhan Cupuwatu, Purwomartani, Kalasan dan Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Pringgolayan Banguntapan sebagai titik-titik gerakan ekologi.
"Para volunteer terlibat langsung membantu proses menerima, menimbang serta memilah sampah dari para nasabah yang datang," ujarnya.
Di Pringgolayan, relawan juga melakukan aktivitas 'Sedekah Rosok' dan penggantian media tanam halaman lingkungan gereja. "Setiap tindakan kecil yang kita lakukan dapat berkontribusi besar dalam menjaga keseimbangan alam dan merawat bumi," ucapnya.
Sementara itu, pegiat bank sampah Go Geen Fransiska Dani menyampaikan bahwa setiap Sabtu pekan ketiga, dari pukul 10.00–16.00 bank sampah melayani nasabah. "Jumlahnya sekitar 45 nasabah terdiri dari warga padukuhan”, kata Fransiska. (gun/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova