RADAR MALIOBORO – Jika biasanya kita sering bertemu kata FOMO atau fear of missing out, ternyata ada juga anonIm atau kebalikan dari kata tersebut, yaitu JOMO. Banyak yang mengatakan jika menerapkan JOMO, kehidupan sehari-hari kita bisa lebih bahagia.
Di era media sosial sekarang, orang-orang sedang berlomba untuk terlihat menarik dan terus up-to-date untuk tetap melihatkan eksistensinya di dunia digital. Setiap harinya mereka akan mencari tren-tren terbaru yang bisa diikuti untuk bisa menarik engagement dari tiap konten yang mereka unggah.
Hal tersebut menjadikan orang-orang ini merasa harus mengikuti setiap tren yang beredar agar tidak di cap “ketinggalan zaman” atau “kurang gaul” yang akhirnya memunculkan perasaan takut ketinggalan tren tersebut. Perasaan takut ketinggalan tren inilah yang disebut dengan FOMO.
Baca Juga: Kamu Suka Tantangan? Berikut 7 Destinasi Paralayang Terbaik di Indonesia yang Wajib Kamu Coba!
Adanya perasaan FOMO ini tidak baik jika diteruskan. Hal ini menjadikan kita tidak memiliki kebahagiaan yang sesungguhnya yang kita inginkan karena harus terus mengejar tren-tren tersebut. Terkadang, kita juga akan membandingkan diri kita dengan orang lain dan menganggap kehidupan kita tidak menyenangkan dibandingkan orang lain.
Baca Juga: Wajib Diperhatikan! Yuk Hindari Hal-Hal Ini Agar Wajah Anda Tidak Cepat Tua
Oleh karena itu, muncul lah istilah JOMO sebagai obat dari kebiasaan FOMO tersebut. Mari cari tahu lebih lanjut tentang JOMO berikut ini.
*Apa itu JOMO (Joy Of Missing Out)?*
JOMO adalah istilah yang menunjukkan sebuah tindakan atau sikap untuk tidak terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang sedang hype atau yang sebenarnya tidak ingin kita lakukan. Hal ini berkaitan dengan media social maupun hiburan atau kegiatan lainnya.
Baca Juga: Apakah Memakai Sunscreen Dapat Menghalangi Manfaat Matahari Pagi, Berikut Penjelasanya
JOMO juga bisa didefinisikan sebagai perasaan puas terhadap diri sendiri yang sudah merasa cukup atas kehidupannya dan apa yang ia miliki sekarang. Mereka yang menerapkan JOMO akan merasa lebih bebas dan lebih fokus pada hal-hal yang mereka senangi. Dengan menerapkan JOMO, hidup akan lebih tenang tanpa takut tertinggal atau melewatkan kesenangan dengan orang lain.
Baca Juga: Tips Memilih Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Anda, Yuk Simak
JOMO juga mengajarkan kita untuk rehat sejenak dari aktivitas bermedia social. Hal ini karena efek dari media social yang dapat memengaruhi kesehatan mental kita. Dengan munculnya perasaan kesepian dan stress akibat melihat akun social media orang lain yang kelihatannya memiliki kehidupan yang lebih baik dari kita.
Baca Juga: Yuk Simak, Tips Merawat Rantai Motor Agar Awet dan Tampil Maksimal
Oleh karena itu, cobalah untuk rehat sejenak dari menggunakan media social, karena dengan melakukan hal tersebut, kita jadi lebih memiliki banyak waktu untuk fokus ke diri kita sendiri. Kita juga menjadi tidak terlalu terpengaruh dan bergantung pada apa yang kita lihat di media social. JOMO juga membantu kita untuk menemukan kebahagiaan dari hal-hal yang sederhana di sekitar kita. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin