Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kemendikbudristek Sebut Mahasiswa Lulusan MBKM Lebih Cepat Diterima Kerja dan Bergaji Gede

Marsa Andiny Putri • Kamis, 16 Mei 2024 | 18:38 WIB
Plt Sekretaris Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Tjitjit Sri Tjahjandarie (tengah) menjelaskan soal polemik UKT di Jakarta (16/5/2024).
Plt Sekretaris Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Tjitjit Sri Tjahjandarie (tengah) menjelaskan soal polemik UKT di Jakarta (16/5/2024).

RADAR MALIOBORO - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan dampak yang luar biasa. Menurut mereka, mahasiswa yang mengikuti MBKM lebih cepat mendapatkan pekerjaan. Selain itu juga akan menerima gaji yang lebih tinggi.

Keterangan tersebut disampaikan Plt Sekretaris Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Tjitjit Sri Tjahjandarie di Jakarta pada Rabu (15/5).

Baca Juga: Ruth Sahanaya Akui Mulai Menikmati Akting

"Terkait penerapan MBKM setelah tiga tahun ini, ada dampak luar biasa," katanya. Lewat MBKM itu, mahasiswa memiliki pengalaman luar biasa di luar kampus.

Dia mengatakan mahasiswa alumni MBKM memiliki tingkat kompetensi yang lebih baik. "Masa tunggu bekerja pendek," jelasnya. Artinya mahasiswa yang pernah mengikuti MBKM lebih cepat diterima kerja. Selain itu, Tjitjit menyampaikan mereka mereka juga memiliki gaji lebih tinggi dibandingkan rerata umumnya.

Baca Juga: Perebutan Juara liga Inggris Musim 23/24: Apa syarat Manchester City atau Arsenal untuk membawa pulang trofi?

Intinya Tjitjit menegaskan program MBKM mampu meningkatkan daya saing lulusan. Program MBKM sendiri memiliki sejumlah kegiatan. Diantaranya lewat program magang. Di dalam program MBKM, kegiatan magang bahkan bisa berlangsung antara satu sampai dua semester. Selain itu lewat MBKM mahasiswa berkesempatan kuliah di luar prodi bahkan sampai di luar perguruan tingginya. 

Baca Juga: Adu Smartphone Flagship Terbaik 2024, Samsung Galaxy A55 Atau iPhone 11? Yuk Cari Tahu Perbandingannya!

Terkait dengan peluang kerja bagi lulusan perguruan tinggi, lembaga pemeringkatan dunia QS World Ranking baru saja merilis QS Rank 2024. Salah satu indikator pemeringkatan mereka adalah Employability. Untuk kategori kampus swasta (PTS) skor tertinggi di Indonesia jatuh pada Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ).

Baca Juga: Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi, Spot Kuliner Prasmanan yang Bisa Ambil Sendiri Sepuasnya di Kota Wonosobo

Skor QS Rank untuk kategori Employability itu, diwujudkan kampus dengan banyaknya alumni yang mudah dan cepat dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari bangku perkuliahan. 

Rektor UAJ Yuda Turana mengatakan, problem mahasiswa menjelang kelulusan yaitu adanya ketakutan untuk melangkah memulai perjalanan karir. Untuk mengatasinya, mereka terus berupaya agar mahasiswa dapat mudah dan cepat dalam mencari pekerjaan.

Baca Juga: Ungu Gelar Mini Konser di Crane Lounge Jakarta pada Akhir Bulan Ini, Dijanjikan Konsep Berbeda

"Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kerja sama erat yang dibangun dengan berbagai perusahaan, industri, organisasi, komunitas, dan pemerintahan," katanya. 

Lebih lanjut Yuda mengatakan bahwa, prospek kerja bagi lulusan mereka menjadi perhatian utama pihak kampus. Untuk itu, berbagai program telah dirancang dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang kompeten dan berkualitas. Seperti program magang, praktik, proyek, aktivitas pendampingan, dan berbagai program lainnya.

Baca Juga: Ini Dia 3 Tempat Gelato yang Hits dan Enak di Jogja, yang Wajib Banget Kalian Mampir

Lewat kegiatan itu, mahasiswa di UAJ dapat memperkuat pengetahuan yang mereka peroleh di kelas secara langsung sebelum terjun ke dunia kerja. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#mbkm #Kemendikbudristek #dikti #lulusan #Kemendikbd