Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bangkitkan Mood Mendengarkan Musik Metal, Ambil Positifnya untuk Kesehatan Mental

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 18 Juni 2024 | 22:32 WIB
Ilustrasi konser musik metal.
Ilustrasi konser musik metal.


RADAR MALIOBORO - Akhir-akhir ini banyak anak muda merasakan ke gelisahan mental (Mental Illness) mereka merasakan ke anehan pada diri mereka.

Bahkan perasaan yang mereka rasakan terkadang sulit untuk dilampiaskan.

Beberapa dari mereka memilih melampiaskan kegelisahaan diri mereka ke arah yang negatif, yang membuat diri semakin terpuruk.

Hingga sebagian di antaranya, melampiaskan ke gelisahaan mereka kepada musik-musik yang keras, tempo yang cepat, dan irama yang menggebu-gebu untuk melampiaskan ekspresi perasaan dan emosi mereka.


Mereka memilih salah satu genre yang akan dibahas yakni genre musik metal, seperti yang dibahas kemarin musik metal adalah aliran yang memiliki suara lebih distorsi dan berkarakter lebih keras dibandingkan musik rock.

Mendengarkan musik metal juga bisa melampiaskan ekspresi emosi, pemahaman diri sehingga menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Lalu apakah musik metal dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental?

Bagaimana musik yang dapat membangkitkan kecerdasan seseorang?

1. Bagaimana Dampak Musik Metal Bagi Kesehatan Metal

Mendengarkan musik metal dapat memberikan kesempatan merasakan dan mengungkapkan emosi-emosi kompleks.

Seperti, meredakan stress dan kegelisahaan.

Kemudian tema-tema introspeksi dan refleksi diri, atau terkadang lirik yang bermakna dapat memicu pertanyaan-pertanyaan tenang tujuan hidup makna eksistensi, serta pertimbangan emosional lainnya.

Ketika cemas atau stress, terkadang penting mengalihkan perhatian dari pemikiran negative, dengan mendengarkan musik metal.

Ritme yang cepat dan suara yang kuat dapat menjadi pengalih positif yang efektif.

2. Bagaimana Musik Mempengaruhi Mood?

Selain cuaca untuk bisa mempengaruhi suasana hati (mood), ternyata musik juga dapat mempengaruhi suasana hati.

Melansir dari halodoc.com, bukan hanya cuaca saja yang dapat mempengaruhi hati.

Melainkan musik juga dapat mempengaruhi hati, penelitian tersebut dibuktikan dalam studi yang dipublikasikan oleh Journal Of Positive Psychology.

Studi tersebut menemukan bahwa musik upbeat dapat memperbaiki mood dan meningkatkan perasaan bahagia dalam dua minggu.

Dalam studi lain yang di pubikasikan dalam World Jurnal Of Psychiatry juga menemukan bahwa terapi musik dapat mengurangi depresi dan kecemasan, sehingga mampu memperbaiki mood, harga diri, serta kualitas hidup.

Bahkan, selain untuk meningkatkan mood, musik juga dijadikan cara untuk mengekspresikan emosi.

Berikut manfaat mendengarkan musik, antara lain:

• Meningkatkan Emosi


Cara termudah untuk meihat bagaimana musik meningkatkan emosi adalah dengan melihat respon seseorang saat mendengarkannya.

Sebab, meskipun emosi dirasakan oleh hati, melalui otak lah stimulus emosi akan dikomunikasikan.

Studi lain juga melaporkan bahwa musik dapat menstimulasi emosi melalui sirkuit otak yang spesifik.

• Mengembalikan Memori


Sebuah studi tahun 2009 dari Universitas California menemukan bahwa musik dapat membuat seseorang terhubung kembali dengan memori masa lalu.

Selain meningkatkan tentang memori masa lalu, sebuah lagu yang punya kenangan khusus juga bisa memunculkan emosi yang sama seperti di masa lalu.

• Neuroplastisitas


Pada bagian ini, musik memengaruhi emosi dengan cara yang luar biasa.

Sebab, neuroplastisitas adalah kemampuan otak untuk memperbaiki koneksi dan menemukan jalur alternatif aru ke memori, emosi, dan juga sistem fisik seperti kemampuan bicara.

Saat otak mengalami kerusakan, otak akan menciptakan jalur baru untuk tetap berfungsi secara optimal.

Salah satu caranya adalah dengan terapi mendengarkan musik.

Hal ini dibuktikan dalam studi dari Universitas Newscastle, Australia.

Studi tersebut melaporkan bahwa musik populaer sering digunakan untuk mendampingi pasien dengan kerusakan pada otaknya.

Hasilnya adalah, musik tersebut mampu menghubungkan pasien dengan memori sebelumnya yang tidak dapat diakses.

• Meningkatkan Fokus


Beberapa orang mendengarkan musik untuk meningkatkan fokus.

Sebab, musik nyatanya mampu mengaktifkan, mempertahankan, dan memperbaiki fokus seseorang.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Stanford University School Of Medicine.

Studi Tersebut menginvestigasi hubungan antara musik dan pikiran seseorang.

Dan hasilnya, studi tersebut berpendapat bahwa mendengarkan musik mampu membantu otak untuk mengantisipasi kegiatan dan mempertahankan fokus yang lebih baik. (Bayu Prambudi Susilo)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kegelisahan #emosi #Mendengarkan #musik #Tempo #metal #positif #kecerdasan #Membangkitkan #mood #Bangkitkan #GenRe #stimulus #musik rock #kesehatan mental