Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Hyacinth Macaw, Pesona Burung Biru Eksotis dari Wilayah Amerika Selatan

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 23 Agustus 2024 | 22:29 WIB
Warna biru yang menawan, hyacinth macaw siap mencuri perhatian  (freepik.com)
Warna biru yang menawan, hyacinth macaw siap mencuri perhatian (freepik.com)

RADAR MALIOBORO – Anodorhynchus hyacinthinus, nama ilmiah dari burung hyacinth macaw. Salah satu spesies macaw terbesar di dunia.

Burung ini masuk pada kingdom Animalia, famili Psittacidae dan memiliki golongan genus Anodorhynchus.

Hyacinth macaw merupakan burung beo asli dari wilayah Amerika Selatan bagian tengah dan timur. Nyatanya kini hanya menghuni tiga wilayah berbeda yakni wilayah alami Pantanal Brazil, Bolivia hingga Paraguay.

Diteruskan lagi ke bagian ekologi sabana tropis Brazil. Kemudian yang terakhir di wilayah cekungan Amazon bagian timur Brazil.

Mereka menghindari habitat seperti hutan-hutan yang lebat dan lembap. Seringkali mereka menghuni area padang rumput sabana, hutan kering atau dikenal dengan “caatinga” dan perkebunan palem.

Memiliki warna biru pekat, burung ini banyak menarik perhatian bagi siapapun yang melihatnya.

Macaw biru memiliki ukuran tubuh yang besar dengan capaian hingga 100 cm, diukur dari kepala hingga bagian ekor. Untuk spesies ukuran normal, mereka dapat mencapai 70 cm. Berat badannya sekitar 1,2 hingga 1,7 kg.

Karakteristik fisiknya berada pada bagian bulu. Memiliki warna bulu yang biru, burung ini menjadi menawan saat dipandang. Ditambah lagi lingkaran mata kuning yang polos serta bercak kuning di samping paruh bawah menambah kesan lebih eksotis.

Karakteristik lainnya adalah iris mata berwana cokelat tua dan kakinya memiliki warna abu-abu tua.

Burung jantan dan betina ternyata memiliki karakteristik yang sama. Hal ini membuat burung hampir tidak dapat dibedakan satu sama lain.

Biasanya si betina badannya sedikit lebih ramping dengan paruh burung muda. Bagian atas paruh lebih pucat dan ekor burung lebih pendek.

Kehidupan sosial dari hyacinth macaw biasanya terlihat menyendiri, tetapi juga ada yang membentuk kelompok hingga 4 ekor burung. Selain itu, kelompok besar pada burung ini juga ditemukan dan terdiri dari 12-20 ekor burung.

Jadwal kegiatan makan hyacinth macaw dapat dijumpai pada pagi dan sore hari. Terkadang aktif juga di malam hari. Ketika di sekitar mereka ada penganggu, mereka tidak segan untuk terbang keluar dari kanopi dan berputar-putar di atas puncak pohon.

Aktivitas perputaran macaw biru menjadi sangat ramai saat mereka mengeluarkan suara yang keras. Burung-burung ini tergolong sangat berisik di lingkungannya.

hyacinth macaw adalah burung herbivora, pemakan kacang-kacangan, biji-bijian hingga buah pohon di sekelilingnya.

Dalam sistem perkawinannya, burung hyacinth macaw bersifat monogami. Mereka hanya memiliki satu pasangan seumur hidup. Bisa dibilang hyacinth macaw termasuk burung setia dalam mencari pasangan.

Menjadi burung yang tidak dapat terpisahkan, burung ini akan selalu berada di samping pasangannya. Mereka akan menghasilkan anak per musim dan nyatanya tidak berkembang biak setiap tahun.

Waktu yang cocok melakukan perkawinan adalah setelah musim penghujan dengan batas mulai bulai Juli hingga Desember. Anak burung akan dewasa setelah melewati bulan keempat. Namun, jika anak burung berukuran lebih kecil, mereka memiliki resiko kematian yang cepat.

Saat ini, hyacinth macaw menjadi burung yang terancam punah. Diperkirakan hanya ada kisaran 3.000 eksemplar yang tersisa.

Hyacinth macaw adalah salah satu simbol keindahan alam untuk dijaga dan dilestarikan.

Pesonanya yang eksotis memang sering memikat hati, namun ancaman kepunahan tetap harus diperjuangkan. ***

Penulis: Razmarita Dyasprinasti
(Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#burung biru #Pesona #amerika selatan #eksotis #burung