Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Dadar Gulung, Jajanan Panekuk Khas Indonesia

Meitika Candra Lantiva • Senin, 7 Oktober 2024 | 14:15 WIB
Mengenal Dadar Gulung, Jajanan Panekuk Khas Indonesia.
Mengenal Dadar Gulung, Jajanan Panekuk Khas Indonesia.

RADAR MALIOBORO - Kuliner Indonesia tidak pernah habis menyajikan kelezatan dan kekayaannya, baik itu makanan yang mengenyangkan maupun jajanan tradisional.

Salah satu jajanan tradisional yang cukup populer dan masih dinikmati hingga sekarang adalah dadar gulung.


Dadar gulung menjadi salah satu kuliner tradisional Indonesia yang tak hanya lezat, tetapi juga kaya akan nilai budaya.

Dengan perpaduan rasa manis dan gurih, dadar gulung menjadi pilihan menarik untuk dinikmati baik untuk konsumsi pribadi maupun hidangan di berbagai acara.


Asal-usul pasti tentang sejarah dadar gulung tidak diketahui secara pasti, namun kue ini diyakini berasal dari tradisi kuliner masyarakat Jawa dan Sumatera yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru Indonesia.

Nama "dadar" berasal dari bahasa Melayu yang berarti "tebal" atau berlapis-lapis, sedangkan "gulung" mengacu pada cara penyajiannya yaitu dengan digulung seperti panekuk.


Kue dadar gulung terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung terigu, santan, gula, dan pandan yang memberikan warna hijau alami.

Adonan ini lalu dimasak seperti dadar atau panekuk tipis kemudian diberi Isian kelapa parut yang dimasak dengan gula merah untuk menambah kelezatannya.

Langkah selanjutnya adalah menggulung panekuk tersebut hingga isian kelapa tertutup merata.


Sejarah tentang makanan ini juga diperkirakan bermula sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia ratusan tahun lalu.

Pada saat itu, masyarakat pribumi terinspirasi membuat makanan tradisional Belanda bernama pannenkoeken atau lebih dikenal pancakes.

Baca Juga: Tips Tidur Nyenyak: 5 Cara Meningkatkan Kualitas Istirahat untuk Hidup Lebih Sehat


Namun, bahan-bahan untuk membuat pannenkoeken sulit didapatkan pada saat itu.

Masyarakat pribumi akhirnya menggunakan bahan sederhana yakni tepung beras, kelapa parut, dan gula merah yang lebih mudah ditemukan.


Makanan ini masih menjadi jajanan populer hingga saat ini dan dijual di berbagai tempat, khususnya di pasar-pasar tradisional.

Dadar gulung juga mengalami inovasi, baik itu dari warna adonan maupun isian yang beraneka macam.


Dadar gulung bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kekayaan kuliner Indonesia.

Dengan cita rasa nikmat serta cara penyajian yang menarik, dadar gulung layak disebut sebagai "pancake"-nya Indonesia.

Jajanan ini cocok dinikmati semua kalangan dan patut menjadi kuliner yang harus dilestarikan. (Fedora Reyvi Apta Nayottama)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kuliner tradisional #dadar gulung #jajanan #khas #panekuk #indonesia #sejarah #Mengenal #kuliner indonesia