RADAR MALIOBORO – Sistem pengklasifikasian golongan darah ada tiga, yakni sistem ABO, sistem Rhesus, dan Sistem MN.
Di antara tiga sistem pengklasifikasian golongan darah tersebut, sistem ABO dan Rhesus merupakan sistem yang paling umum digunakan.
Melalui kedua sistem tersebut kita dapat mengetahui jenis-jenis golongan darah, seperti golongan darah A, B, O, dan AB.
Tahukah kamu, selain golongan darah tersebut, ternyata terdapat golongan darah umum hingga langka.
Berikut golongan jenis-jenis golongan darah yang paling umum hingga langka.
1. Golongan darah O+
Golongan darah O+ merupakan golongan darah paling umum di dunia dan paling banyak di gunakan. Golongan darah O+ mencakup sebanyak 38.67% dari populasi dunia.
Golongan darah ini dapat memberikan donor darah kepada orang dengan golongan darah O+, A+, B+, dan AB+.
Sementara itu, orang dengan darah O+ dapat menerima donor dari golongan dah O+ dan O-.
2. Golongan darah A +
Golongan darah A+ merupakan golongan darah umum kedua setelah O+. Sekitar 27.42% orang dari populasi dunia memiliki golongan darah A+.
Golongan darah A+ dapat memberikan donor kepada orang dengan golongan darah A+ atau AB+ dan hanya dapat menerima donor dari golongan darah A+, A-, O+, dan O-.
3. Golongan darah B+
Golongan darah B+ menyumbang sekitar 22.02% dari populasi dunia, golongan darah ini hanya dapat memberikan donor kepada orang dengan golongan darah B+ dan AB+.
Selain itu, orang dengan golongan darah B+ dapat menerima donor darah dari B+, B-, O+, dan O-.
4. Golongan darah AB+
Golongan darah AB+ dimiliki oleh sekitar 5.88% orang dari populasi dunia. Orang yang mimiliki golongan darah ini berstatus sebagai penerima universal.
Hal ini dikarenakan golongan AB+ dapat menerima donor darah dari semua jenis golongan darah.
Namun, golongan darah AB+ hanya dapat memberikan donor darah pada orang dengan golongan AB+ juga.
Sekitar 2.55% orang dari populasi dunia memiliki golongan darah O-.
Berkebalikan dengan golongan darah AB+ yang dapat menerima darah dari semua jenis golongan darah, golongan darah O- berstatus sebagai ‘donor universal’ yang dapat diberikan kepada hampir semua golongan darah.
Namun, golongan darah O- hanya dapat menerima donor dari golongan dari O- saja.
6. Golongan darah A-
Golongan darah A- mencakup sekitar 1.99% dari populasi dunia.
Golongan darah A- dapat memberikan donor kepada orang dengan golongan darah A dan AB, baik positif maupun negatif.
Di sisi lain, golongan darah A- hanya dapat menerima donor dari golongan darah A- dan O- saja.
Meskipun golongan darah A tidak dapat mendonorkan darah dan plasma ke sembarang orang, darah A sangat berharga karena merupakan donor trombosit universal yang dapat diberikan kepada siapa pun dengan golongan darah apa pun.
7. Golongan darah B-
Golongan darah B- termasuk golongan darah langka di dunia, golongan darah ini hanya mencakup sekitar 1.11% dari poipulasi dunia.
Karena tidak memiliki antibodi A dalam sel darah merahnya, golongan darah B- hanya dapat menerima donor dari golongan darah B- dan O-. Namun, golongan darah ini dapat memberikan donor kepada golongan darah B-, B+, AB-, dan AB+.
8. Golongan darah AB-
Dari delapan golongan darah dasar, golongan darah AB- merupakan yang paling langka dengan hanya 0,36% orang dari populasi dunia yang memilikinya.'
Golongan darah AB- dapat menerima donor dari semua golongan dengan Rh negatif, seperti AB-, A-, B-, dan O-.
Namun, golongan darah ini hanya dapat memberikan donor pada golongan darah AB- dan AB+.
9. Golongan darah Rh-null atau emas
Golongan darah emas merupakan golongan darah paling langka di dunia dengan kurang dari 50 orang yang memiliki golongan darah ini.
Golongan darah emas tidak memiliki semua 61 antigen yang mungkin, maka golongan darah ini disebut Rh-null.
Karena golongan darah RH-null tidak memiliki semua antigen yang mungkin, golongan darah ini dapat disumbangkan kepada orang yang memiliki golongan darah yang sangat berbeda dari 8 golongan darah dasar.
Namun, orang dengan golongan darah ini danya dapat menerima darah dari orang dengan golongan Rh-null saja.
Karena kelangkaan dan sifat-sifatnya yang unik, golongan darah Rh-null menjadi sangat berharga untuk penelitian ilmiah, sehingga mendapat julukan “darah emas”.
10. Golongan darah HH atau Bombay
Golongan darah HH atau golongan darah Bombay merupakan golongan darah dengan fenotipe yang sangat langka.
Satu dari setiap 10.000 orang di Bombay India mungkin memiliki golongan darah ini.
Sebanyak 179 orang di India diyakini memiliki golongan darah dengan fenotipe Bombay.
Golongan darah ini tidak memiliki antigen H sehingga disebut “fenotipe Bombay”.
Orang dengan golongan darah ini dapat mendonorkan darah kepada seseorang dengan golongan darah ABO.
Namun, hanya dapat menerima donor darah dari golongan dari HH saja. (Maya Alfina Meilati)