Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Pelatihan Digital Marketing Pembuatan Konten Instagram Kelompok Wanita Tani Jasmine Sebagai Metode Pedukung Marketing Online

Bahana. • Kamis, 21 November 2024 | 04:15 WIB

Photo
Photo

RADAR MALIOBORO - Kalurahan Nologaten, Depok, Yogyakarta, menjadi saksi pelaksanaan pelatihan inovatif bertajuk “Digital Marketing Pembuatan Konten Instagram dengan CANVA.”

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 20 November 2024, dan diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta sebagai bagian dari tugas mata kuliah Proyek Sosial yang diampu oleh Devi Wening Astari, M.I.Kom dan Rr. Pramesthi Ratnaningtyas, S.Sos..

Acara tersebut menghadirkan Wajar Bimantoro, S.Sn., M.Des., seorang praktisi desain grafis, Pengawas Bumkal Sendangadi sekaligus dosen Ilmu Komunikasi, sebagai narasumber utama.

Desa Nologaten, yang berlokasi di wilayah Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, merupakan kawasan yang menarik dengan potensi wisata dan pendidikan yang signifikan.

Desa ini termasuk dalam kategori rintisan ekowisata yang didukung oleh pemerintah melalui program pengembangan desa wisata.

Sejarahnya, Nologaten berkembang dari kawasan yang semula sederhana menjadi desa yang semakin terorganisasi dengan baik, berkat upaya masyarakat setempat dalam memanfaatkan potensi lokal.

Ekowisata Nologaten kini dikenal sebagai salah satu destinasi pilihan yang menawarkan pengalaman unik.

Desa ini memiliki daya tarik berupa suasana yang bersih dan tertata, serta daya tarik kuliner khas seperti angkringan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal.

Kawasan ini juga menjadi tempat berkumpul bagi generasi muda, menjadikannya destinasi yang diminati berbagai kalangan
Selain keindahan alam dan daya tarik kuliner, Nologaten juga menjadi lokasi bagi beragam kegiatan berbasis pendidikan dan sosial.

Lokasi ini kerap dipilih untuk acara pelatihan dan proyek komunitas, seperti pelatihan digital marketing atau pembuatan konten kreatif.

Dengan posisi geografis yang strategis, Nologaten memanfaatkan sinergi antara potensi lokal dan partisipasi masyarakat untuk terus berkembang Membangun Kemandirian Digital Kelompok Wanita Tani Jasmine.

Pelatihan ini ditujukan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Jasmine, komunitas perempuan di Nologaten yang fokus pada kegiatan pertanian dan pemberdayaan ekonomi kreatif.

Dengan hadirnya pelatihan ini, kelompok diharapkan mampu memanfaatkan media digital, khususnya Instagram, sebagai alat untuk mempromosikan hasil produk pertanian dan olahan mereka secara lebih profesional.

Perkumpulan ibu-ibu ini memiliki sejarah yang unik dalam mengembangkan usaha dalam membantu perekinomian di Nologaten.

"Tujuan utama kami adalah memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh anggota KWT Jasmine untuk meningkatkan daya tarik pemasaran produk mereka, mengingat produk yang ditaarkan sudah ada dan pasar yang akan dituju yaitu ranah digital . Harapannya, pelatihan ini bisa mendukung kemandirian ekonomi dan menambah pengetahuan dalam penggunaan digital marketing dikalangan komunitas ini," jelas Wajar Bimantoro.

Pengenalan dan Pemanfaatan Canva dalam Digital Marketing

Materi pelatihan meliputi pengenalan dasar-dasar digital marketing, pentingnya konten visual dalam pemasaran, hingga cara efektif memanfaatkan aplikasi desain grafis seperti Canva. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami konsep branding melalui konten media sosial.

"Kami memilih Canva karena mudah diakses dan digunakan, bahkan untuk pengguna tanpa latar belakang desain. Selain itu, platform ini menyediakan template menarik yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan," tambah Wajar.

Peserta diajak langsung mempraktikkan pembuatan konten Instagram mulai dari desain poster produk, visual storytelling, hingga cara memanfaatkan fitur insights Instagram untuk evaluasi kinerja konten.

Antusiasme Peserta dan Tantangan yang Dihadapi Sebanyak 20 anggota KWT Jasmine hadir dengan penuh semangat.

Salah satu peserta, Siti Nurjanah, mengungkapkan antusiasmenya.

"Ini pertama kalinya saya membuat desain sendiri. Awalnya ragu, tetapi ternyata asyik sekali. Saya jadi ingin membuat lebih banyak konten untuk promosi," ujarnya.

Meski begitu, tantangan teknis sempat muncul, terutama pada peserta yang kurang terbiasa menggunakan perangkat digital.

Untuk mengatasinya, panitia mahasiswa menyediakan pendampingan intensif agar semua peserta dapat mengikuti pelatihan hingga tuntas.

Sinergi Mahasiswa dan Komunitas Lokal
Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi positif antara mahasiswa, masyarakat, dan institusi pendidikan.

Tidak hanya memberikan manfaat bagi komunitas lokal, pelatihan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu di lapangan.

Ketua pelaksana proyek sosial, prayoga wahyu , menyampaikan bahwa pelatihan marketing digital ini adalah bagian dari komitmen Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan pembuatan konten instagram dengan aplikasi canva dan pemahaman digital marketing kepada anggota KWT jasmine.

"Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap para anggota KWT jasmine bisa lebih memahami bagaimana pembuatan konten instagram dengan aplikasi canva serta marketing digital lewat konten instagram”.

Hasil dan Rencana Lanjutan

Sebagai hasil langsung, peserta mampu menghasilkan desain konten Instagram yang menarik untuk mempromosikan produk mereka.

Beberapa produk yang telah didesain antara lain label untuk keripik singkong, poster promosi sayur organik, kemasan olahan Ikan, Brochure penawaran tempat pertemuan dan unggahan edukatif tentang manfaat produk yang ada di desa Nologaten.

Ke depan, mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta berencana untuk melanjutkan kolaborasi dengan KWT Jasmine melalui pendampingan lanjutan, seperti pelatihan optimasi e-commerce dan strategi pemasaran digital lainnya.

Ketua KWT jasmine nologaten, wahyu Hanani, SE, mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan ini.

"Kami, dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Jasmine, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mahasiswa AMIKOM Yogyakarta atas terselenggaranya pelatihan digital marketing ini. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat, terutama bagi kami para ibu-ibu anggota KWT, untuk meningkatkan promosi hasil pertanian kami," ujarnya.


"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dilaksanakan kembali oleh adik- adik mahasiswa berikutnya. Ilmu tentang digital marketing ini sangat penting karena terus berkembang dan semakin relevan di masa depan. Alhamdulillah, materi yang disampaikan sangat mudah dipahami, dan kami dapat langsung mempraktikkannya dengan baik. Kami berharap ilmu yang telah dibagikan tidak hanya bermanfaat bagi kami, tetapi juga untuk bangsa dan negara. Semoga mahasiswa yang menyelenggarakan pelatihan ini diberikan kesuksesan di masa depan. Terima kasih banyak atas dedikasi dan ilmu yang diberikan." ungkap beliau.

Pelatihan ini tidak hanya memperkuat keterampilan digital para peserta, tetapi juga membuka peluang baru untuk pemasaran kreatif berbasis komunitas.

Dengan mengintegrasikan teknologi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat, Kelompok Wanita Tani Jasmine kini memiliki potensi lebih besar untuk memperluas jangkauan pasar mereka, sehingga mendukung ekonomi lokal secara berkelanjutan.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi komunitas lain untuk memanfaatkan teknologi dalam mendukung produktivitas mereka,” pungkas Wajar Bimantoro

Editor : Bahana.
#amikom #nologaten