RADAR MALIOBORO - Wulan Widyasari dan Yeni Rosilawati, keduanya dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan kemampuan Public Speaking bagi siswa dan guru di MA Almanar, Pengasih Kulon Progo.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 80 peserta dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Public Speaking dalam menunjang karir di masa depan.
Pondok Pesantren Almanar Muhammadiyah berada di Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo Provinsi DI Yogyakarta.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Laboratorium Pondok Pesantren Almanar.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk ceramah dan pelatihan Dr. Yeni Rosilawati, SIP., SE., M.M dan mengundang trainer serta motivator soft skill dan public speaking Risma Kusumanendra, SIP.
Public speaking adalah seni berbicara di depan umum, di mana pembicara berkomunikasi dengan audiens mereka melalui presentasi lisan.
Public Speaking dapat diartikan sebagai keterampilan yang dapat digunakan untuk membangun engagement atau hubungan dengan khalayak ketika berkomunikasi di depan umum.
Dalam menjalankan aktivitasnya, Pondok Pesantren Almanar perlu meningkatkan kemampuan public speaking baik terhadap audience terkait maupun stakeholder terkait.
Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan konsep keterampilan komunikasi publik dan meningkatkan keterampilan komunikasi publik untuk Anggota Al Manar.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, anggota Ponpes Almanar akan belajar bagaimana berbicara dengan efektif di depan umum, berkomunikasi dengan orang tua anak-anak, dan berinteraksi dengan kolega.
Program ini akan menggunakan pendekatan yang terstruktur untuk melatih guru dan siswa Ponpes Almanar Muhammadiyah yang mencakup:
Pelatihan public speaking: Pelatihan ini akan memberikan pemahaman tentang pentingnya komunikasi efektif dalam situasi komunikasi publik.
Penyelenggara membahas ciri-ciri komunikator yang efektif dan memberikan panduan praktis.
Pelatihan dan Pendampingan Komunikasi yang Efektif: siswa dan guru akan mengikuti pelatihan interaktif yang fokus pada pengembangan keterampilan komunikasi praktis dalam berbicara di depan umum, berinteraksi dengan orang tua, dan bekerja dengan kolega.
Dengan pendekatan yang terstruktur dan evaluasi yang menyeluruh, program ini akan memberikan manfaat nyata bagi Anggota Ponpes Almanar dan meningkatkan kualitas komunikasi mereka dalam situasi komunikasi publik.
Adapun maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kualitas diri.
Public speaking adalah seni berbicara di depan umum, di mana pembicara berkomunikasi dengan audiens mereka melalui presentasi lisan.
Public Speaking dapat diartikan sebagai keterampilan yang dapat digunakan untuk membangun engagement atau hubungan dengan khalayak ketika berkomunikasi di depan umum.
Ini berlaku untuk orang yang dikenal dan tidak dikenal.
Kita mungkin sering melihat orang berbicara dengan lancar dan baik di depan ratusan atau bahkan ribuan orang.
Pada dasarnya, orang ini menggunakan keterampilannya berbicara di depan umum agar percaya diri dan mampu menyampaikan informasi yang jelas kepada semua orang di depannya.
Biasanya skill ini berperan penting dalam membuat seseorang terlihat lebih profesional.
Beberapa orang seringkali sangat takut ketika diminta untuk tampil di depan banyak orang.
Padahal, ketakutan tersebut bisa diatasi dengan baik jika bisa menguasai public speaking dengan baik.
Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa skill ini merupakan salah satu senjata terpenting yang perlu dipersiapkan seseorang di dunia kerja maupun ketika berbicara dengan stakeholders-nya.
Pondok Pesantren Al Manar Muhammadiyah Pengasih berdiri sejak tahun 2002.
Pesantren ini berdiri di atas tanah wakaf seluas 1.505 M² dengan Nadhir PCM (Pimpinan Cabang Muhmmadiyah) Pengasih.
Yeni Rosilawati menjelaskan bahwa peserta sangat mengapresiasi kegiatan ini.
Dan diharapkan akan berlanjut dengan kegiatan di masa mendatang.
Yusril Ahmad selaku guru di MA Almanar mengatakan peserta sangat puas dengan kegiatan ini, mendapatkan wawasan serta knowledge dan softskill yang bermanfaat serta berharap agar kerjasama dan koordinasi dapat dilanjutkan di masa mendatang. (*)
Editor : Iwa Ikhwanudin