Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta Terlibat dalam Kegiatan Fun Triathlon di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 23 Juli 2025 | 20:13 WIB
Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta Terlibat dalam Kegiatan Fun Triathlon di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta Terlibat dalam Kegiatan Fun Triathlon di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

SULAWESI TENGAH - Sorak sorai warga menggema sejak subuh di Lapangan Desa Bungin, Minggu (20/7/2025), menandai dimulainya Fun Triathlon 2025 yang kembali digelar dengan semangat lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Mengusung tema “Run, Ride, Discover – Exploring the Beauty of Banggai Island!”, ajang ini bukan sekadar lomba olahraga, tapi juga perayaan hidup sehat, semangat gotong royong, dan kebanggaan atas alam Pulau Bakalan yang memesona.

Acara yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 11.00 WITA ini sukses menarik perhatian ratusan warga dari berbagai desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Momen istimewa ini pun kian bermakna dengan kehadiran langsung Bupati Banggai Kepulauan, yang turut membuka acara dan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi masyarakat dalam menghidupkan sport tourism berbasis komunitas.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang didominasi peserta dari Pulau Bakalan, tahun ini Fun Triathlon menghadirkan 15 tim dari empat desa: 7 tim dari Desa Bungin, 6 tim dari Desa Bakalan, 1 tim dari Desa Lumbi-lumbia, dan 1 tim dari Desa Sambulangan.

Setiap tim terdiri dari tiga orang yang masing-masing mewakili satu cabang olahraga yang menjadikan triathlon ini sebagai ajang estafet kebersamaan yang mencerminkan semangat.

Tiga cabang yang dilombakan adalah renang sejauh 100 meter, dilanjutkan dengan sepeda sejauh 14 km, dan diakhiri dengan lari sejauh 6 km.

Rute dirancang untuk memperlihatkan pesona alam Banggai Kepulauan terkhusus Pulau Bakalan dimulai dengan renang dari Dermaga 1 Desa Bungin, dilanjutkan dengan estafet sepeda menuju Desa Bakalan, lalu diakhiri dengan pelari terakhir menempuh jalur indah melewati Desa Bulungkobit hingga kembali ke Bungin sebuah lintasan yang tidak hanya menantang fisik, tapi juga memperlihatkan betapa kayanya lanskap Pulau Bakalan.

Lebih dari sekadar olahraga, suasana di sekitar area panggung utama dipenuhi nuansa pesta rakyat.

Exhibition menampilkan lomba mewarnai anak-anak, pertunjukan seni dan budaya oleh ibu-ibu dan anak-anak desa bungin dan bakalan, serta bazar UMKM lokal yang menawarkan hasil kerajinan dan kuliner khas daerah.

Warga dari berbagai usia tampak larut dalam keceriaan sehingga Fun Triathlon 2025 sebagai ruang bertemunya generasi dan nilai-nilai lokal dalam bingkai kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai bentuk investasi sosial dan budaya.

“Kegiatan seperti Fun Triathlon ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi membawa dampak nyata di bidang pariwisata dan kesehatan, khususnya di Pulau Bakalan dan sekitarnya."

"Dari sisi pariwisata, kegiatan ini mengenalkan potensi alam dan budaya lokal yang luar biasa, dan dari sisi kesehatan, masyarakat didorong untuk lebih aktif bergerak dan menjalani gaya hidup sehat."

"Ini adalah contoh kolaborasi yang positif antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat. Saya berharap ke depan, kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga desa-desa kita, termasuk Pulau Bakalan, semakin dikenal dan berkembang baik secara ekonomi maupun kesejahteraan warganya.” ujarnya.

Fun Triathlon 2025 menegaskan bahwa kekuatan desa bukan hanya pada keindahan alamnya, tetapi juga pada semangat warganya yang menyatu dalam visi bersama menjadikan Banggai Kepulauan sebagai destinasi yang sehat, lestari, dan membanggakan. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kepulauan #KKN PPM UGM #banggai kepulauan #sulawesi tengah #banggai