RADAR MALIOBORO - Siapa yang tidak senang mendapatkan sesuatu secara cuma-cuma? Hampir semua orang pasti tergiur.
Namun, siapa sangka, kemudahan itu bisa menjadi pintu masuk bahaya yang mengancam keamanan kita.
Wifi gratis di kafe, bandara, atau pusat perbelanjaan memang menggoda, begitu pula aplikasi gratis yang bisa diunduh seketika tanpa biaya.
Di balik kenyamanan tersebut, tersembunyi ancaman serius berupa pencurian data pribadi.
Mulai dari email, nomor rekening, dokumen penting, hingga informasi login media sosial atau perbankan.
Semuanya bisa menjadi target peretas.
Kelengahan sekecil apapun saat menggunakan Wifi publik atau menginstal aplikasi sembarangan dapat membuka celah bagi kejahatan digital.
Jenis data yang rawan bocor mencakup username dan password akun penting, data lokasi yang dapat digunakan untuk pelacakan, foto dan video pribadi, pesan dan kontak telepon, serta dokumen sensitif.
Baca Juga: Motorola edge 60 pro, Inovasi AI di Smartphone Makin Relevan dengan Gaya Hidup Serb Cepat
Jika jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab, dampaknya bisa sangat luas.
Antara lain; pengambilalihan akun, pemerasan, penyebaran konten pribadi, penipuan identitas, pembuatan konten deepfake, hingga profiling perilaku untuk serangan melalui iklan atau konten tertentu.
Tips Aman Menggunakan Wi-Fi Publik:
- Hindari mengakses layanan sensitif seperti perbankan atau belanja online.
- Nonaktifkan koneksi otomatis agar perangkat tidak tersambung ke jaringan asing.
- Gunakan situs dengan protokol HTTPS.
- Matikan Bluetooth dan file sharing saat berada di ruang publik.
- Waspadai jaringan Wi-Fi palsu yang menyerupai jaringan resmi (Evil Twin Attack).
Baca Juga: Anies Baswedan Hadiri Pionir Kesatria UGM: Dorong Mahasiswa Bangun Bisnis dari Gagasan
Tips Aman Mengunduh Aplikasi Gratis:
- Unduh hanya dari toko atau situs resmi.
- Periksa izin akses (permissions) dan tolak yang tidak relevan.
- Baca ulasan serta peringkat pengguna.
- Gunakan antivirus atau pemindai aplikasi.
- Perbarui aplikasi dan sistem operasi secara berkala.
- Hindari aplikasi dengan iklan berlebihan atau fitur mencurigakan.
Keamanan digital bukan hanya soal perangkat, tetapi juga kebiasaan kita sehari-hari.
Jangan terburu-buru terkoneksi atau tergiur layanan gratis hingga mengabaikan risiko.
Ingat, setiap klik dan koneksi memiliki konsekuensi.
Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera hubungi pihak resmi seperti penyedia layanan, bank, atau lembaga keamanan siber untuk mencegah kerugian lebih besar.
Waspadalah sejak sekarang. Gunakan teknologi dengan cerdas, bijak, dan aman. Lebih baik mencegah daripada menyesal di kemudian hari. (Jihan Pertiwi)
Editor : Meitika Candra Lantiva