Acara ini bagian dari proyek pengabdian masyarakat mahasiswa UMBY, yang tidak hanya bertujuan memberikan edukasi, tetapi juga mengajak warga memahami cara bijak menggunakan teknologi di tengah keluarga.
Ketua pemuda Barepan, Aditya Sandy Wardana menyampaikan rasa terharu dengan drama tersebut. Karena baru kali ini, pemuda Barepan mengangkat tema dari kehidupan nyata dan semua pemeran bisa memperagakan dengan baik.
“Tema yang mungkin dianggap sepele, tetapi bisa saja memberikan dampak bagi banyak orang terkait penggunaan gawai yang berlebihan,” jelasnya.
Harapannya semoga di tahun depan kepemudaan dapat mengangkat dan mengadakan pementasan yang menceritakan kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menampilkan sebuah drama sederhana yang menggambarkan dua keluarga dengan pola asuh berbeda. Satu keluarga diperlihatkan terjebak dalam kecanduan gadget yaitu ayah sibuk judi online.
Sedangkan ibu fokus pada media sosial, dan anak kecanduan game. Sementara itu, keluarga lainnya digambarkan hangat dan mendukung cita-cita anak tanpa ketergantungan berlebihan pada gawai.
Menurut mahasiswa penanggung jawab, Ardo, Lois dan Lusia sosialisasi diimplementasikan dalam sebuah drama edukatif tersebut dipilih karena mudah dipahami semua kalangan.
“Pesan yang ingin kami sampaikan adalah bahwa gadget, game, atau media sosial bukanlah musuh. Namun, kalau digunakan tanpa kendali, justru bisa merusak hubungan keluarga dan masa depan anak,” terangnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga disambut positif oleh warga. Kepala Dusun Barepan, Suripto, mengapresiasi inisiatif mahasiswa UMBY yang menurutnya relevan dengan kondisi saat ini.
“Anak-anak sekarang memang rentan kecanduan HP. Dengan cara yang kreatif seperti drama, warga jadi lebih mudah memahami dampak buruknya,” ungkapnya.
Di akhir acara, tim mahasiswa menyampaikan pesan moral berupa ajakan untuk, mengawasi penggunaan gadget anak, menggunakan teknologi secara bijak, mengutamakan komunikasi, kebersamaan, dan pendidikan dalam keluarga.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena manfaatnya tidak hanya bagi anak-anak, tapi juga orang tua,” tambahnya.
Editor : Bahana.