Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenali Jenis Plastik yang Aman untuk Botol Minum dan Kemasan Makanan

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 17 Desember 2025 | 21:05 WIB
Tujuh kode plastik yang aman dan kurang aman digunakan (2ea.co.uk)
Tujuh kode plastik yang aman dan kurang aman digunakan (2ea.co.uk)

RADAR MALIOBORO - Di era sekarang ini, bahan plastik banyak digunakan dalam botol minum dan wadah makanan. Plastik banyak digunakan karena sifatnya yang praktis, ringan, serta mudah dibawa dan digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Namun, tidak semua plastik aman digunakan, terutama jika bersentuhan langsung dengan makanan atau minuman. Setiap produk plastik sebenarnya memiliki “kode rahasia” berupa simbol segitiga dengan angka dan huruf tertentu yang biasanya terletak di bagian bawah kemasan.

Kode tersebut yang menentukan apakah plastik tersebut aman, hanya sekali pakai, atau justru sebaiknya dihindari.

Secara umum, kode plastik terbagi menjadi angka 1 sampai 7. Berikut penjelasan singkat yang perlu kamu tahu:

1. PET atau PETE (Kode 1)

Plastik jenis ini paling sering ditemukan pada botol air mineral, jus, dan minuman kemasan. Ciri utamanya transparan dan ringan.

PET sebenarnya hanya diperuntukkan untuk sekali pakai. Jika digunakan berulang, apalagi untuk air panas atau disimpan di bawah sinar matahari, lapisan polimernya bisa meluruh dan dapat membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.

2. HDPE (Kode 2)

HDPE dikenal lebih tebal, buram, dan kuat. Plastik ini banyak dipakai pada galon air minum, botol susu, dan beberapa wadah makanan.

Jenis ini relatif lebih aman dalam bahan kimia yang digunakan, tetapi tetap tidak disarankan untuk pemakaian berulang dalam jangka panjang. Meski begitu, HDPE dikategorikan lebih aman dibanding PET.

3. PVC atau V (Kode 3)

PVC hampir selalu tidak direkomendasikan untuk makanan dan minuman. Plastik ini sering digunakan untuk pipa, plastik pembungkus, atau bahan konstruksi.

PVC mengandung zat kimia berbahaya yang bisa berpindah ke makanan atau minuman, terutama jika terkena panas. Sebaiknya hindari kemasan dengan kode ini.

4. LDPE (Kode 4)

LDPE bersifat lentur dan agak transparan. Biasanya digunakan untuk plastik kemasan makanan, botol saus, atau plastik wrap.

Keunggulan LDPE adalah ketahanannya terhadap reaksi kimia, sehingga relatif aman untuk makanan. Namun, penggunaannya tetap perlu dibatasi dan tidak disarankan untuk suhu tinggi.

5. PP (Kode 5)

Jika mencari plastik yang paling aman untuk tumbler dan tempat makan, PP adalah pilihan terbaik. Plastik ini tahan panas, ringan, dan stabil.

Kode PP banyak ditemukan pada botol minum isi ulang, tempat makan, hingga botol susu bayi. PP juga aman digunakan dalam microwave.

6. PS (Kode 6)

PS identik dengan styrofoam. Meski sering dipakai untuk kemasan makanan cepat saji, plastik ini sebaiknya dihindari, terutama untuk makanan panas dan berminyak.

Zat kimia dalam PS dapat berpindah ke makanan dan berisiko mengganggu sistem saraf serta kesehatan jangka panjang.

7. OTHER atau O (Kode 7)

Kode ini merupakan campuran berbagai jenis plastik, termasuk polycarbonate. Masalahnya, beberapa plastik dalam kategori ini mengandung BPA, zat kimia yang dapat mengganggu hormon dan berisiko bagi kesehatan.

Baca Juga: Gunung Merapi Berstatus Siaga (Level III): Terjadi 37 Kali Guguran, Radius Bahaya 7 Km

Jika tidak ada keterangan “BPA Free”, sebaiknya hindari kemasan dengan kode 7 untuk makanan dan minuman.

Untuk penggunaan sehari-hari, terutama sebagai tumbler atau tempat makan, plastik dengan kode 2 (HDPE), 4 (LDPE), dan 5 (PP) relatif lebih aman, dengan PP sebagai pilihan paling ideal.

Sebaliknya, plastik dengan kode 1, 3, 6, dan sebagian kode 7 sebaiknya dibatasi atau dihindari, terutama untuk pemakaian berulang dan suhu tinggi.

(Affrendi Kurniawan)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#plastik #penggunaan #botol minuman #Jenis Plastik #Aman