Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bancakan: Tradisi Turun Menurun Syukuran Dalam Adat Jawa

Magang Radar Malioboro • Selasa, 20 Januari 2026 | 13:59 WIB
ilustrasi bancakan jawa (ai)
ilustrasi bancakan jawa (ai)

RADAR MALIOBORO - Budaya Jawa kaya akan tradisi turun-temurun yang tetap bertahan sampai sekarang, salah satunya adalah Bancakan. Menurut KBBI, bancakan merupakan selamatan atau kenduri.

Masyarakat Jawa biasanya menggelar tradisi ini untuk memperingati berbagai momen spesial sebagai bentuk syukur kepada Tuhan. Mulai dari ulang tahun anak, kelahiran bayi, hingga untuk syukuran kecil-kecilan. Dalam acara ini semua orang duduk bersama dan makan hidangan yang telah disajikan. Tradisi ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antar keluarga atau tetangga.

Soal menu, hidangan yang disajikan berupa nasi putih dengan urap sayur atau kulup, tak lupa juga dilengkapi aneka lauk seperti telur dan ikan asin. Bancakan ini biasanya dibagikan melalui bentuk bungkusan (takir) atau disajikan dalam wadah bundar besar (tampah) untuk dimakan bersama-sama.

Bancakan tetap bertahan hingga kini karena nilai-nilai yang dibawanya masih relevan. Makna kebersamaan dan rasa syukur yang terkandung di dalamnya menjadi pengingat bagi setiap orang untuk selalu bersyukur atas apa yang dimiliki.

(Nabila Kurnia Ekahapsari)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#tradisi #syukuran #turun temurun #adat jawa #bancakan