RADAR MALIOBORO - Pernahkan anda merasa lelah secara mental setelah membuka atau menutup aplikasi Instagram ataupun Tiktok? Scrol media sosial yang melihat postingan atau story tentang sebuah pencapaian atau hal lain.
Di era yang serba canggih dan digital ini, jempol kita sering kali lebih cepat bergerak daripada logika. Membuka media sosial yang awalnya sebagai tempat untuk mencari hiburan, justru menjadi sebuah tekanan dan seringkali hal tersebut berasal dari orang-orang disekitar kita atau bahkan teman dekat sendiri.
Bukan berarti musuhan banyak orang merasa sungkan untuk berhenti mengikuti seseorang di media sosial. Ada ketakutan tersendiri yang dianggap sombong, benci, atau sedang memulai drama.
Padahal, unfollow tidak selalu berarti konflik. Bukan tentang mereka, tapi tentang bagaimana anda menjaga perasaan sendiri demi kebaikan diri sendiri. Mencegah Social Comparison Melihat kesuksesan orang lain secara terus-menerus seringkali memicu kita untuk membanding-bandingkan hidup. “Kenapa dia sudah di sana, sementara aku masih di sini?”
Perasaan tidak cukup atau insecure inilah yang perlahan merusak kesehatan mental. Dengan membatasi apa yang kita lihat, kita memberi ruang bagi diri sendiri untuk bersyukur.
Menyaring Energi Negatif
Media sosial adalah jendela dunia, tapi tidak semua pemandangan di luar sana bagus untuk kesehatan matamu. Konten yang penuh keluhan, pamer berlebihan, atau perdebatan kusir hanya akan menguras energimu.
Memilih siapa yang berhak muncul di layar ponselmu adalah hak prerogatifmu. Ingat, anda adalah editor dari kebahagiaanmu sendiri.
Fokus pada Diri Sendiri, berhenti memantau hidup orang lain yang tidak membawa dampak positif, kamu akan punya lebih banyak waktu untuk fokus pada pertumbuhan pribadimu.
Self-Care yang Membebaskan Jadi, jangan ragu lagi. Jika ada akun yang membuatmu merasa buruk tentang dirimu sendiri, klik saja tombol unfollow. Itu bukan tindakan jahat, itu adalah bentuk cinta pada diri sendiri.
Karena pada akhirnya, kedamaian pikiran jauh lebih berharga daripada menjaga formalitas di dunia maya.
( Tiya Ermiyati )