Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Insecure pada Diri Sendiri: Tekanan yang Diam-Diam Dialami Banyak Perempuan

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 30 Januari 2026 | 14:45 WIB
Ilustrasi insecure pada diri sendiri, tekanan yang dialami banyak perempuan. (Pinterest)
Ilustrasi insecure pada diri sendiri, tekanan yang dialami banyak perempuan. (Pinterest)

RADAR MALIOBORO - Banyak perempuan terlihat menjalani hidup dengan baik. Namun di balik itu, tak sedikit yang menyimpan rasa tidak aman terhadap dirinya sendiri. Insecure ini sering muncul tanpa disadari, terutama soal penampilan, kecantikan, bentuk tubuh, kondisi finansial, hingga pencapaian hidup.

Faktanya, tekanan tersebut kerap datang dari standar yang terbentuk di sekitar. Media sosial menjadi salah satu pemicu utama.

Paparan kehidupan orang lain yang tampak sempurna membuat perempuan mudah membandingkan diri, meski kenyataannya apa yang terlihat belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya.

Selain itu, perempuan masih sering dibebani ekspektasi sosial. Harus tampil menarik, cantik, mandiri, mapan, sekaligus tetap hangat dan peduli. Ketika satu hal belum tercapai, rasa kurang percaya diri pun muncul, meski proses hidup setiap orang jelas berbeda.

Insecure yang dibiarkan dapat berdampak pada kesehatan mental. Rasa ragu berlebihan, cemas, hingga terus merasa tidak cukup bisa mengganggu keseharian.

Sayangnya, banyak perempuan memilih memendamnya karena merasa hal ini bukan masalah besar.

Padahal, merasa belum cukup adalah pengalaman yang manusiawi. Hidup bukan soal siapa yang paling cepat mencapai standar tertentu. Setiap perempuan memiliki waktu dan jalannya masing-masing.

Mulai berdamai dengan diri sendiri, mengurangi kebiasaan membandingkan, serta menyadari bahwa proses hidup tidak harus seragam, bisa menjadi langkah awal untuk mengurangi tekanan yang sering tak terlihat ini.
(Aribah Zalfa Nur Aini)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Insecure #tekanan jiwa #percaya diri