JOGJA- SMP Stella Duce 1 Jogjakarta mengadakan gelar karya di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) selama dua hari, 6 dan 27 Maret. Lebih dari 200 karya, baik seni rupa, musik, batik, hingga fotografi, yang dipamerkan.
Kepala Sekolah SMP Stella Duce 1 Jogjakarta Adriana Wiwin Erni Andewi, mengatakan gelar karya tersebut merupakan agenda rutin tahunan untuk kelas 9. Namun, penyelenggaraannya di tahun ini dibarengkan dengan pameran fotografi, musik, poster, dan sebagainya.
"Khusus batik ini adalah ujian praktik anak kelas sembilan," ujarnya saat ditemui di lokasi pameran, Kamis (26/3).
Baca Juga: Setelah Avengers Endgame, Mengapa Film Superhero Marvel Tak Lagi Segarang Dulu?
Ada 160 siswa yang wajib berkontribusi dalam pameran karya. Masing-masing siswa mengirimkan satu karya mereka. Rinciannya 159 karya batik, 30 karya musik yang juga dipentaskan, 70 karya fotografi, 50 lukisan, produk pelajaran IPA serta sejumlah poster.
"Semua karya merupakan hasil proses kreatif siswa SMP Stelladuce mulai dari kelas 7 hingga 9. Namun, mayoritas karya merupakan bagian dari ujian praktik siswa kelas 9," bebernya.
Tema yang diambil dalam gelar karya tersebut yakni Ragam Warna Harmoni Rasa.Selain sebagai tugas akhir siswa, pameran tersebut juga sebagai perayaan atas proses kreatif, ketekunan, dan ekspresi jati diri siswa. Pameran diselenggarakan selama dua hari, yakni 26 dan 27 Maret.
"Kami mencoba untuk mendorong mereka berani untuk menampilkan karya mereka, agar mereka bisa menghargai karya mereka sendiri," imbuhnya.
Penghargaan karya, lanjutnya, diwujudkan salah satunya dengan mewajibkan siswa untuk memberikan harga pada karya yang mereka pamerkan. Itu sebagai pembelajaran bagi para siswa dan bentuk menghargai karya mereka sendiri.
"Itu memang bisa dijual dan sudah laku sekitar 20 karya," ucapnya.
Salah satu siswa kelas 9 SMP Stella Duce, Yolenta Clarissa Kusumaningrum, mengatakan mayoritas siswa menjalani proses kreatif selama satu tahun sejak semester pertama tahun 2025.
Sebab, kelas batik dimulai di waktu tersebut. Kemudian, sekitar dua pekan yang lalu, para siswa diminta untuk mengirimkan karyanya.
"Aku ngirim dua karya berupa batik dan poster," ujarnya.
Karya batik yang ia buat diberi nama Semesta Ceria. Konsep karyanya terinspirasi dari alam, khususnya antariksa. Motif batik yang digunakan juga mengacu pada benda-benda langit sesuai yang muncul di kepalanya.
"Ada pesawat luar angkasa, bintang, planet, dan benda-benda lainnya," bebernya.
Ia mencari referensi objek luar angkasa dari internet. Karya tersebut juga sebagai bentuk konsistensi konsep dasar karyanya yang selalu mengangkat tema luar angkasa sejak ia duduk di bangku kelas 7.
"Ceria itu saya ilustrasikan dengan pemilihan warna yang dominan cerah atau kuning," imbuhnya
Editor : Heru Pratomo