RADAR MALIOBORO - Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS masih terus berlanjut hingga pagi ini, Senin, (8/6/2026).
Hari ini Dolar AS kembali menekan Rupiah hingga berada di atas Rp18.100. Analis prediksi, rupiah masih tertekan, salah satunya didorong penguatan kurs dolar AS.
Mengutip dari Antara News, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun 71 poin atau 0,39% menjadi Rp18.107 per US$ dibandingkan akhir pekan lalu yang berada di angka Rp18.036 per US$.
Kemerosotan nilai tukar ini tidak hanya terjadi pada Dolar AS, tetapi juga terhadap Dolar Singapura.
Akhir pekan lalu, Minggu (7/6/2026), posisi Rupiah sempat menguat di angka Rp13.966, tetapi hari ini, Rupiah kembali melemah signifikan hingga di level Rp14.081 per S$.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap ringgit Malaysia, mengalami penguatan tipis dari angka Rp4.475 per ringgit menjadi Rp4.463 per ringgit.
Pergerakan nilai tukar rupiah masih akan terus melemah dalam beberapa waktu ke depan. Bahkan, analis memprediksi pelemahan rupiah bisa berlanjut ke level Rp19.000 per US$ pada akhir Juni 2026.
Meski ada upaya rencana perundingan gencatan senjata, tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina juga ikut memengaruhi. Namun, Ibrahim Assuaibi sebagai pengamat mata uang dan komoditas mengatakan tensi geopolitik diprediksi masih berlanjut. (Bunga Faizati Hudianna)
Editor : Iwa Ikhwanudin