SLEMAN - Kemerdekaan tak cukup hanya dirayakan.
Bagi generasi muda, semangat kemerdekaan bisa diwujudkan dengan keberanian berkarya.
Mengembangkan keterampilan hingga menciptakan peluang ekonomi dari lingkungan sendiri.
Anggota DPRD Kabupaten Sleman Lilik Dwi Wahyana melihat potensi pemuda sebagai bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat khususnya di Sleman.
Menurutnya, anak muda tidak seharusnya diposisikan hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga didorong menjadi pencipta peluang.
“Potensi anak muda Sleman itu besar. Tinggal bagaimana kita membuka akses pelatihan, pendampingan, pemasaran, dan jejaring agar kemampuan mereka bisa berkembang menjadi peluang ekonomi,” ungkapnya ditemui saat menghadiri malam Tirakatan di Dusun Bedingin Wetan, Tokerten, Sumberadi, Mlati, Sleman Minggu (16/8/2026) malam.
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sleman itu mencontohkan berbagai potensi yang bisa dikembangkan dari tingkat kampung, mulai usaha kuliner, kerajinan, jasa hingga ekonomi kreatif berbasis digital.
Lilik juga mengingatkan agar pemuda tidak menunggu program besar untuk mulai bergerak.
“Tidak harus langsung besar. Mulailah dari apa yang ada. Belajar konsisten, lalu berkembang," ujar adik kandung Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa itu.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu mendorong, Pemerintah Daerah dan DPRD membuka ruangnya, anak muda yang mengambil kesempatan itu. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi akan lebih kuat jika masyarakat menjadi pelaku.
Baca Juga: Upacara HUT ke-81 RI di Klaten: Bupati Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata dan Guyup Rukun
Dari kampung, kreativitas pemuda dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi lokal. Sebab, mengisi kemerdekaan hari ini bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi menciptakan kesempatan agar generasi berikutnya punya masa depan yang lebih mandiri. (naf)
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja