Prabowo Ingin WNI Usia 17 Tahun Punya Rekening, Dapat Saldo Awal Rp50 Ribu

Perawati • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 20:23 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Presiden Prabowo Subianto ingin seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang  telah menginjak usia 17 tahun memiliki rekening. Untuk merealisasikan program ini, pemerintah mengandalkan dua bank milik negara, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Setiap rekening baru nantinya akan langsung dibekali saldo awal sebesar Rp 50 ribu dari pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa jumlah WNI berusia 17 tahun ke atas saat ini mencapai sekitar 200 juta jiwa.

Untuk menopang program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 11 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: Bukan Sekadar Drama Medis, The Trauma Code: Heroes on Call Bikin Penonton Belajar Istilah Kedokteran

"Kalau 200 juta penduduk, atau sekitar Rp 11 triliun lah," ujar Airlangga saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (9/9).

Airlangga menjelaskan, proses pembuatan rekening akan berjalan secara otomatis begitu warga memiliki KTP.

Pemerintah akan mengintegrasikan data kependudukan dengan bekerja sama secara langsung bersama Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

"Otomatis dapat, nanti kita kerja sama dengan Dukcapil mengenai data-data kayaknya," ujarnya.

Menariknya, saldo awal sebesar Rp 50 ribu yang diberikan pemerintah tidak dipatok sebagai saldo minimal yang mengendap. Pemilik rekening memiliki fleksibilitas penuh untuk menarik atau menggunakannya secara langsung.

Mengenai waktu pelaksanaan, Airlangga belum merinci tanggal pasti dimulainya pembukaan rekening massal ini. Namun, ia memastikan bahwa teknis pelaksanaan dan regulasi pendukungnya sedang dimatangkan dalam waktu dekat.

Editor : Bahana.
Rekening WNI Saldo Rp50 Ribu BRI dan BSI airlangga hartarto Prabowo Subianto