RADAR JOGJA – Tyson Ngo, atau yang lebih dikenal sebagai Tenz, secara resmi mengumumkan pensiunnya dari dunia kompetitif Valorant melalui sebuah video reels di Instagram.
Dalam video tersebut, Tenz menyampaikan bahwa ia telah mengambil keputusan untuk meninggalkan dunia profesinoal yang telaah membesarkan namanya dan beralih fokus menjadi konten kreator.
Keputusan ini mengejutkan banyak oenggemar, meningat Tenz merupakan salah satu ikon terbesar dalam kancah Valorant E-Sport.
Perjalanan karier Tenz di dunia esports dimulai bersama Cloud9 pada tahun 2020, ketika ia menjadi salah satu pemain pertama yang bergabung di divisi Valorant.
Selama bermain untuk Cloud9, Tenz dikenal sebagai pemain dengan mekanik yang luar biasa dan sering memamerkan bakat individunya melalui permainan agresif yang menjadi ciri khasnya.
Meskipun timnya tidak selalu berhasil memenangkan turnamen besar, Tenz tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di Amerika Utara pada masa awal Valorant.
Pada Maret 2021, Tenz dipinjamkan ke Sentinels, salah satu tim Valorant terkuat di Amerika Utara, untuk menggantikan Sinatraa. Bersama Sentinels, karier Tenz semakin bersinar.
Salah satu pencapaian terbesar Tenz adalah saat ia membantu Sentinels menjuarai VCT Masters Reykjavik 2021, turnamen internasional pertama di Valorant.
Performanya di turnamen tersebut sangat dominan, dan membuatnya diakui secara global sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
Setelah kesuksesan tersebut, Sentinels resmi mengontrak Tenz secara permanen pada Juni 2021.
Namun, meski mengalami banyak kesuksesan, Tenz beberapa kali berjuang dengan masalah kesehatan dan tekanan mental yang sering dialami oleh pemain profesional.
Pada akhirnya, ia memutuskan untuk pensiun dari kompetisi dan fokus pada kariernya sebagai konten kreator.
Tenz mengungkapkan dalam videonya bahwa menjadi konten kreator akan memberinya kesempatan untuk tetap terlibat di dunia gaming tanpa tekanan kompetitif yang besar.
Keputusan ini menjadi akhir dari perjalanan luar biasa Tenz sebagai pro player, namun membuka babak baru dalam kariernya sebagai kontent kreator.
Ia diharapkan tetap menjadi figur sentral dalam komunitas Valorant, dengan membawa pengaruh yang besar melalui konten-konten kreatif dan edukatif bagi penggemarnya. (Azka Fahreza Antoni Putra)
Editor : Meitika Candra Lantiva