RADAR MALIOBORO - Proses pengundian atau drawing M7 World Championship 2025, turnamen kasta tertinggi level International Mobile Legends:Bang Bang digelar, bertempat di TOP Golf, Jakarta Selatan, acara drawing pada Kamis malam (12/12/25).
Dipandu oleh Aeterna sebagai host, acara ini langsung menyita perhatian komunitas Mobile Legends global.
Antusiasme drawing kali ini melibatkan dua legenda MLBB asal Indonesia, Wannn dan Luminaire, mantan player tim Evos Legends yang sempat mengharumkan nama Indonesia di Axiata Arena, Malaysia pada November 2019 silam dengan menjuarai turnamen perdana M-Series atau M1 World Championship dengan skor 4-3, mengalahkan Team RRQ di Grand Final.
Kali ini, mereka dipercaya menjadi figur utama dalam proses pengundian.
Kehadiran keduanya tidak hanya menambah legitimasi acara, tetapi juga menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi penggemar MLBB Tanah Air.
Hasil pengundian kali ini menampilkan sejumlah match yang tak disangka-sangka dan langsung memantik perbincangan hangat.
Salah satu sorotan utama jatuh pada duel “perang saudara” yang harus terjadi di fase awal.
Dari Filipina, Aurora PH dipastikan berjumpa dengan Team Liquid PH pada laga pertama Swiss Stage.
Mengingat Filipina dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar MLBB dunia, menghadapi sesama tim kuat sejak awal tentu menjadi tantangan yang tidak ideal bagi kedua pihak.
Hanya satu tim yang berpeluang melangkah lebih nyaman, sementara tim lainnya harus berjuang lebih keras pada laga-laga selanjutnya.
Skenario serupa juga menimpa wakil Malaysia.
SRG OG terpaksa bertemu rekan sebangsa mereka sendiri, CG Esports, dalam laga pembuka.
Pertemuan dua tim Malaysia di tahap awal menjadi salah satu kejutan besar dari hasil undian, mengingat keduanya sama-sama tampil konsisten sepanjang musim kualifikasi.
Duel ini diprediksi berjalan ketat, karena kekalahan dini akan menyulitkan peluang melaju ke babak berikutnya mengingat format Swiss Stage yang menuntut stabilitas performa.
Sementara itu, dua wakil tuan rumah Indonesia, Onic Esports dan Alter Ego, bisa sedikit bernapas lega setelah melihat hasil undian.
Alter Ego dijadwalkan menghadapi Aurora Esports dari Turki, lawan yang di atas kertas masih berada di bawah kekuatan tim-tim Asia Tenggara.
Meskipun demikian, Alter Ego tetap perlu berhati-hati mengingat kejutan dari region Eropa selalu menjadi warna dalam turnamen MLBB internasional.
Di sisi lain, ONIC Esports, salah satu kandidat juara, akan menghadapi tim yang lolos melalui jalur wildcard.
Meski dianggap lawan yang relatif lebih ringan, ONIC tetap dituntut tampil disiplin agar tidak tumbang secara mengejutkan seperti beberapa tim besar pada edisi sebelumnya.
Dengan hasil drawing yang memunculkan drama sejak awal, M7 World Championship 2025 menjanjikan kompetisi penuh tensi tinggi, kejutan besar, dan kualitas permainan terbaik dari seluruh penjuru dunia.
Wild Card Stage
Nantinya, M7 World Championship akan dibuka melalui babak Wild Card, yang berlangsung dari 3 hingga 6 Januari 2026.
Babak ini dimulai dengan Group Stage, di mana delapan tim dibagi menjadi dua grup untuk bertanding dalam format Single Round Robin (Best Of 3).
Dua tim teratas dari setiap grup kemudian akan melanjutkan perjuangan mereka ke Decider Stage, di mana pertandingan akan menggunakan format Best-of-5 (Bo5).
Hanya dua tim dari Decider Stage ini yang akan mengamankan tiket terakhir untuk melaju dan bergabung dengan tim-tim utama di Swiss Stage.
Berikut hasil pembagian grup Wild Card M7 World Championship:
Grup A : Boostgate Esports (Turki, Pool 1), Team Zone (Mongolia, Pool 1), Leon Esports (Laos, Pool 2), ZETA DIVISION (Jepang, Pool 2).
Grup B : Guangzhou Gaming (China, Pool 1), Virtus.pro (EECA, Pool 1), AXE (Uni Emirat Arab, Pool 2), Radiance Legend Gaming (Vietnam, Pool 2).
Swiss Stage Matchups
Setelah babak Wild Card usai, turnamen akan berlanjut ke Swiss Stage yang akan berlangsung pada 10 hingga 17 Januari 2026.
Setelah pertandingan pertama selesai, pertandingan selanjutnya akan mempertemukan tim dengan hasil serupa.
Tim yang berhasil meraih tiga kemenangan akan lolos ke babak selanjutnya, sementara tim yang menderita tiga kekalahan akan langsung tereliminasi dari turnamen.
Sebagai format pertandingan, Ronde 1 dan 2 akan menggunakan format cepat Best-of-1 (Bo1), sedangkan pertandingan di Ronde 3 hingga 5 akan dimainkan dalam format Best-of-3 (Bo3).
Berikut hasil pembagian pertemuan Swiss Stage M7 World Championship:
• Alter Ego (Indonesia) vs Aurora (Turki)
• Aurora PH (Filipina) vs Team Liquid PH (Filipina)
• Black Sentence Esports (Chile/LATAM) vs CFU Gaming (Kamboja)
• SRG.OG (Malaysia) vs CG Esports (Malaysia)
• Wild Card 1 vs Yangon Galacticos (Myanmar)
• EVIL (Singapura) vs Team Spirits (EECA)
• DianFengYaoGuai (China) vs Team Falcons (Arab Saudi)
• ONIC (Indonesia) vs Wild Card 2
Setelah Swiss Stage, tim-tim yang lolos akan melanjutkan perjalanan mereka ke Knockout Stage pada 21 - 25 Januari 2026.
Dengan hasil drawing ini, ONIC dan Alter Ego tampak mendapatkan lawan awal yang relatif bersahabat.
Semoga perwakilan Indonesia dapat menunjukkan performa terbaik dan melaju jauh di M7 World Championship. (Muhammad Aryo Witjaksono)
Editor : Meitika Candra Lantiva