Perjalanan 11 tahun, SumaiL Rencanakan Pensiun dari Kompetisi Profesional Dota 2

Bahana. • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:18 WIB
Sumail "SumaiL" Hassan mengisyaratkan TI 2026 kemungkinan menjadi turnamen terakhir dalam karier profesionalnya.
Sumail "SumaiL" Hassan menyatakan pensiun dari dunia kompetitif Dota 2 

SHANGHAI – Salah satu pemain terbesar dalam sejarah Dota 2, Syed Sumail "SumaiL" Hassan, resmi mengumumkan pensiun dari dunia kompetitif setelah Nigma Galaxy tersingkir dari The International (TI) 2026 pada Sabtu (22/8/2026).

Keputusan tersebut disampaikan SumaiL sesaat setelah Nigma Galaxy kalah 1-2 dari BoomBoys (BetBoom Team) di perempat final lower bracket. Kekalahan itu membuat Nigma Galaxy mengakhiri perjalanan mereka di posisi 5-6 besar, sama seperti pencapaian tim pada TI edisi sebelumnya.

Pengumuman ini menandai berakhirnya karier profesional SumaiL setelah lebih dari satu dekade menjadi salah satu ikon terbesar di kancah esports Dota 2.

SumaiL Tegaskan TI 2026 Jadi Turnamen Terakhir

Baca Juga: BoomBoys Singkirkan Nigma Galaxy dari The International2026, SumaiL Tutup Karier dengan Finis Top 6

Dalam wawancara usai pertandingan, SumaiL memastikan bahwa TI 2026 kemungkinan besar menjadi turnamen terakhir dalam kariernya.

"TI 2026 mungkin adalah turnamen terakhir saya," ujarnya

Ia mengaku Nigma Galaxy sudah memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen, bahkan sempat hanya berjarak satu kemenangan dari posisi tiga besar.

"Kami sudah mencoba yang terbaik. Kami hanya terpaut satu pertandingan dari Top 3 tadi malam. Hari ini juga menjadi seri yang bagus, tetapi sesuatu berjalan tidak sesuai rencana di game ketiga," sambungnya.

Saat ditanya apakah penampilan impresif Nigma Galaxy di TI 2026 bisa mengubah keputusannya, SumaiL mengaku telah memikirkannya, namun merasa keputusan untuk berhenti sudah bulat.

"Saya akan tetap memikirkannya, tentu saja. Tapi sejujurnya saya tidak melihat itu akan berubah,"  ujar pria memiliki darah Pakistan.

Ucapan Terima Kasih untuk Para Penggemar

Sebelum mengakhiri wawancara, SumaiL menyampaikan pesan emosional kepada para penggemar yang terus mendukungnya selama bertahun-tahun.

Ia mengakui beberapa musim terakhir menjadi masa yang sulit dalam kariernya, namun dukungan komunitas membuatnya terus bertahan.

"Terima kasih kepada semua orang atas dukungan dan semangat yang kalian berikan selama ini. Kalianlah yang membuat Dota menjadi luar biasa. Kami hanya bermain video game, dan saya benar-benar menghargai semuanya."

Perjalanan Dongeng Nigma Galaxy di TI 2026

Nigma Galaxy tampil sebagai salah satu kejutan terbesar di The International 2026. Setelah musim kompetitif 2025-2026 yang kurang memuaskan, tim melakukan perubahan besar dengan mengembalikan SumaiL sebagai carry dan mendatangkan Artem "Lorenof" Melnick sebagai mid laner.

Perubahan tersebut membawa Nigma lolos dari kualifikasi Eropa dan tampil luar biasa di Shanghai.

Baca Juga: Skincare Kok Nggak Ngaruh? Ini 5 Ciri dan Solusi Cepat Mengatasi Permasalahan Kulit

Di fase grup, Nigma membukukan rekor 4-1 setelah mengalahkan OG, LGD Gaming, Vici Gaming, dan Team Spirit. Mereka kemudian membuat kejutan lain dengan menyingkirkan juara bertahan Team Falcons di babak playoff.

Namun perjalanan mereka akhirnya terhenti setelah kalah dari Team Yandex di upper bracket dan kemudian disingkirkan BoomBoys di lower bracket.

Meski gagal meraih gelar juara, finis Top 6 dua tahun berturut-turut menjadi pencapaian terbaik Nigma Galaxy sepanjang sejarah organisasi di ajang The International.

SumaiL Tutup Karier Sebagai Legenda Dota 2

SumaiL meninggalkan dunia kompetitif dengan status sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Ia mencatat musim debut paling fenomenal dalam sejarah Dota 2 ketika bergabung dengan Evil Geniuses pada Januari 2015.

Beberapa pencapaian terbesar SumaiL sepanjang kariernya antara lain:

Warisan SumaiL untuk Dunia Esports

Selama tiga tahun terakhir bersama Nigma Galaxy, SumaiL membantu organisasi tersebut mencatat sejarah dengan lolos ke The International dan finis Top 6 dalam dua edisi berturut-turut—sesuatu yang belum pernah dicapai Nigma sebelumnya.

Kepergian SumaiL menutup perjalanan seorang pemain yang selama lebih dari 11 tahun menjadi simbol talenta muda, agresivitas permainan, dan konsistensi di level tertinggi Dota 2.

Baca Juga: HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Kenalkan Ekosistem Pintar untuk Menjawab Kebutuhan Generasi Muda

Bagi banyak penggemar, SumaiL akan selalu dikenang sebagai "King", pemain muda yang mengubah sejarah The International dan meninggalkan warisan besar di dunia esports.

Editor : Bahana.
Nigma Galaxy Dota 2 SumaiL The International 2026 esports