TEAM VISION resmi menjadi tim pertama yang memastikan tempat di grand final The International (TI) 2026 setelah menumbangkan rival sesama Eropa Timur, Team Yandex, dengan skor 2-1 pada final upper bracket, Sabtu (22/8/2026), di Shanghai, China.
Kemenangan tersebut membuat TEAM VISION hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat Aegis of Champions dan merebut gelar juara dunia Dota 2 musim ini.
TEAM VISION Semakin Dekat dengan Gelar Juara Dunia
Datang ke TI 2026 sebagai unggulan utama, TEAM VISION terus membuktikan status favorit mereka sepanjang turnamen. Setelah finis di posisi ketiga pada TI tahun lalu, skuad yang diperkuat Alan "Satanic" Gallyamov, Volodymyr "No[o]ne" Minenko, Evgeniy "Noticed" Ignatenko, Edgar "9Class" Naltakyan, dan Andrey "Dukalis" Kuropatkin akhirnya berhasil menembus grand final untuk pertama kalinya.
Momen ini juga menjadi pencapaian bersejarah bagi pelatih Clement "Puppey" Ivanov, yang untuk pertama kalinya mencapai grand final TI sebagai pelatih setelah empat kali tampil sebagai pemain. Puppey sendiri merupakan bagian dari skuad Natus Vincere yang menjuarai TI perdana pada 2011.
Baca Juga: Hari Patah Hati Nasional! Dikta Menikah dengan Rachel Florencia, Netizen: Green Flag Telah Diambil
Berkat kemenangan ini, TEAM VISION dipastikan finis minimal sebagai runner-up dan mengamankan hadiah sekitar US$425.932. Namun, target utama mereka tetap hadiah juara senilai US$1,39 juta beserta Aegis of Champions.
Satanic Bersinar di Game Pertama
Pada game pertama, TEAM VISION mengandalkan komposisi Lone Druid untuk Satanic, didukung Pangolier, Slardar, Keeper of the Light, dan Techies.
Team Yandex sempat tampil agresif pada fase awal permainan dengan berulang kali menjatuhkan No[o]ne dan Noticed. Namun, Satanic berhasil lolos dari tekanan dan bebas mengumpulkan farm.
Ketika Lone Druid mencapai momentum kekuatannya, TEAM VISION langsung mendominasi pertarungan tim hingga akhirnya menutup game pertama dalam durasi 55 menit.
Satanic mencatatkan performa sempurna dengan 7 kill tanpa kematian dan 18 assist, sementara TEAM VISION unggul telak 35-12 dalam perolehan kill.
Team Yandex Bangkit di Game Kedua
Team Yandex tidak menyerah begitu saja. Pada game kedua mereka memilih strategi empat melindungi satu dengan Luna untuk Watson.
Didukung Tidehunter, Snapfire, Winter Wyvern, dan Bounty Hunter, Yandex sukses mengendalikan jalannya pertandingan sejak pertengahan game.
Watson tampil luar biasa dengan 13 kill tanpa kematian dan 8 assist, membawa Yandex menang dalam 44 menit dan memaksa pertandingan berlanjut ke game penentuan.
Game Penentu Jadi Milik TEAM VISION
Pada game ketiga, TEAM VISION menyusun komposisi tri-core yang tangguh dengan Tiny, Earth Spirit, dan Timbersaw.
Baca Juga: Christopher Nolan Bangun Kuda Troya Raksasa Tanpa CGI untuk The Odyssey, Hasilnya Bikin Takjub
Strategi mereka berfokus menghentikan perkembangan Invoker milik CHIRA_JUNIOR, yang enam kali terbunuh sebelum menit ke-27.
Tanpa damage yang cukup untuk menembus lini depan TEAM VISION, Yandex gagal membalikkan keadaan. TEAM VISION akhirnya mengunci kemenangan seri setelah 49 menit permainan.
Satanic kembali menjadi bintang dengan 12 kill, 9 assist, dan hanya 1 kali mati. Noticed juga tampil impresif dengan 9 kill dan 15 assist.
Perjalanan Dominan TEAM VISION di TI 2026
Performa TEAM VISION sepanjang The International 2026 memang sangat meyakinkan.
Mereka menutup fase grup tanpa satu pun kekalahan, termasuk mengalahkan:
Team Resilience (2-1)
Team Falcons (2-1)
BoomBoys (2-0)
Baca Juga: Apa Bedanya CBS dan ABS? Ini Perbedaan Fitur Rem Motor Matic yang Masih Sering Disalahpahami
Team Spirit (2-0)
Hasil tersebut membawa TEAM VISION langsung lolos ke babak playoff.
Di playoff, mereka kembali menunjukkan dominasinya dengan menyingkirkan BoomBoys dan Team Spirit sebelum mengalahkan Team Yandex di final upper bracket.
Team Yandex Masih Punya Kesempatan
Meski kalah, perjalanan Team Yandex belum berakhir.
Tim tersebut turun ke final lower bracket dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Team Spirit melawan BoomBoys. Pemenang laga itu akan memperoleh tiket untuk menantang TEAM VISION di grand final TI 2026.
Grand Final TI 2026 Tinggal Menunggu Lawan TEAM VISION
The International 2026 digelar di Oriental Sports Center, Shanghai, dan menjadi edisi kedua TI yang berlangsung di kota tersebut setelah TI 2019.
Baca Juga: BoomBoys Singkirkan Nigma Galaxy dari The International2026, SumaiL Tutup Karier dengan Finis Top 6
Turnamen Dota 2 paling bergengsi di dunia ini memiliki total hadiah dasar US$1,6 juta, yang bertambah melalui penjualan Compendium TI 2026.
Kini, TEAM VISION tinggal menunggu lawan dari final lower bracket. Dengan performa impresif sepanjang turnamen, tim asuhan Puppey itu hanya berjarak satu kemenangan dari gelar juara dunia Dota 2 dan mengukir nama mereka di Aegis of Champions.
Editor : Bahana.