RADAR MALIOBORO - Film animasi baru dari Tiongkok "The Umbrella Fairy" akan dirilis bulan depan.
Perilisan dilakukan di Pasar Cannes, pasca perusahaan penjualan yang berbasis di Tiongkok dan Belanda, Fotrissimo Films membeli hak internasional film ini.
Film animasi ini disutradarai oleh Shen Jie dan di produksi oleh Maoyan Entertaintment.
Dilansir dari variety, “The Umbrella Fairy" menceritakan tentang seorang Peri Payung kerajaan, Qindai yang gagal dalam menjalankan misinya menjaga Peri Pedang.
Sehingga Peri Pedang melarikan diri dari paviliun kerajaan.
Untuk membalaskan dendamnya, ia memulai perjalanan dengan seorang pengrajin muda dan mencegah terjadinya perang.
Digabungkan dengan estetika Oriental yang kental, film ini menyatukan perpaduan yang kaya antara kerajinan tradisional Tiongkok, arsitektur, dan opera, yang menciptakan dunia fantasi yang unik.
Film ini sebagai debut penyutradaraan dari Shen Jie yang sebelumnya telah memberikan kredit animasi pada film "Mr. Miao," (2020) dan “Crystal Skies of Yesterday.”
Produksinya dilakukan oleh perusahaan yang berawal dari penjualan tiket film secara online, namun telah melakukan pelebaran ke dalam pemasaran, distribusi dan keungan film.
"The Umbrella Fairy," merupakan film animasi pertama yang diproduksi oleh Maoyan Entertainment dan juga merupakan film pertama yang ditangani oleh Fortissimo untuk penjualan di luar negeri.
Film ini akan dirilis di bioksop-bisokop Tiongkok pada musim panas.
Fortissimo akan mewakili hak siar di seluruh dunia kecuali di Cina daratan, HongKong, Makau, Taiwan, dan Jepang.
Fortissimo akan merilis film animasi Tiongkok lainnya, seperti "Deep Sea" karya Tian Xiaopeng, yang diputar tahun 2022 dan 2023 di berbagai festival film termasuk Annecy, Berlin, Tribeca, dan Tokyo.
Belum lama juga sedang menangani film produksi live action "100 Yards” oleh sutradara veteran Xu Haofeng, yang tahun lalu diputar di festival Shanghai dan Toronto di Rotterdam pada awal 2024. (Hans Christian Widjaya)
Editor : Meitika Candra Lantiva