RADAR MALIOBORO - Pembuat film Michael dan Peter Spierig (Lionsgate's "Jigsaw") akan menyutradarai "Fall 2", yang merupakan film kedua dari franchise "Fall".
Scott Mann akan Kembali menyutradarai film kedua dan akan bekerja sama dengan Jonathan Frank untuk menulis naskah nya.
Dilansir dari Variety, Mengikuti film thriller survival "Fall" yang sangat sukses, yang dirilis pada tahun 2022 oleh Lionsgate, produksi "Fall 2" akan dimulai pada bulan Juni.
Produser Mark Lane dan James Harris dari Tea Shop Prods ("47 Meters Down") akan bertemu Kembali.
Sekuel ini akan didanai oleh Capstone, dengan Capstone juga yang akan menangani hak edarnya di seluruh dunia.
Capstone Studios sudah memberikan lampu hijau untuk "Fall 2" dan "Fall 3" pada akhir tahun 2023, yang dimana akan membawa Kembali karakter asli dari film pertama sekaligus memberikan porsi bagi karakter baru untuk diperkenalkan.
"Fall" pertama menceritakan tentang dua sahabat yang mendaki 2.000 kaki ke puncak Menara radio yang ditinggalkan dan mereka terjebak sehingga tidak bisa turun.
Keahlian memanjat mereka diuji saat mereka berjuang untuk bertahan hidup dari cuaca buruk, kurangnya perbekalan, dan ketinggian yang memicu vertigo.
Scott Mann akan Kembali menulis dan menyutradarai seri ketiga.
Spierig bersaudara mengatakan bahwa mereka sangat bersemangat mengarap film kedua dari franchise Fall dan menghidupkan Kembali perjalanan menegangkan yang memicu vertigo.
Scot Mann juga mengatakan dirinya sangat bangga menyerahkan film kedua kepada Spierigs bersaudara.
Ia memuji Spierigs bersaudara bahwa kemampuan mereka sudah tidak diragukan lagi dalam menyutradarai film.
Spierig bersaudara terkenal karena menyutradarai film "Winchester" produksi Lionsgate yang dibintangi oleh Helen Mirren dan Sarah Snook, serta "Jigsaw", film kedelapan dari seri "Saw".
Lalu ada film "Daybreakers", yang dibintangi oleh Ethan Hawke dan Willem Dafoe.
Film pertama "Fall" merupakan film yang sukses secara komersial.
Mencapai nomor 1 di beberapa negara di seluruh dunia, dari anggaran awal sebesar 3 juta dolar AS film ini berhasil meraih untung lebih dari 20 juta dolar AS di box office.
Film ini sukses di luar negeri, termasuk di Tiongkok, sehingga film ini dinominasikan sebagai film asing terbaik di Golden Rooster, yang setara dengan Academy Awards di negara tersebut. (Hans Christian Widjaya)
Editor : Meitika Candra Lantiva