Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tiga Rekomendasi Drama Jepang Misteri Sekolah Melibatkan Pertikaian antara Guru dan Murid

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 17 November 2024 | 11:43 WIB
Drama Jepang Misteri Sekolah (kolase berbagai sumber)
Drama Jepang Misteri Sekolah (kolase berbagai sumber)

RADAR MALIOBORO- Anime memang begitu melambungkan dunia perfilman Jepang, namun bukan berarti drama Jepang atau dorama kehilangan pamornya. Masih terdapat segelintir penggemar setia yang menyaksikan drama Jepang meskipun dalam mengaksesnya tidak semudah mencari anime atau bahkan drama Korea dan China, disebabkan minimnya ketersedian platform untuk mengakses drama Jepang.

Drama Jepang pun juga memiliki tema yang bervariasi, tidak hanya tema menguras air mata. Cerita yang disajikan pun tak kalah menariknya dengan drama Korea maupun China. Salah satu misteri yang mengambil latar belakang sekolah. Misteri yang disajikan pun tak kalah membuat memutar otak untuk mencari jawaban, terutama yang melibatkan perselisihan antara Guru dan murid-muridnya.

Berikut tiga rekomendasi drama Jepang bertema misteri berlatar belakang sekolah :

1. Mr. Hiiragi's Homeroom (2019)
Dibintangi oleh aktor ternama, Masaki Suda, drama Mr. Hiiragi’s Homeroom atau 3 Nen A Gumi: Ima kara Mina-san wa, Hitojichi Desu menceritakan seorang guru asrama bernama Ibuki Hiiragi secara tak terduga menyandera seluruh murid kelas 3A selama sepuluh hari sebelum kelulusan dan tidak dapat melarikan diri ke manapun karena sebuah ledakan yang sempat terdengar di sekolah hingga membuat koridor kelas tertutup oleh reruntuhan. Alasan Hiiragi mengurung 29 murid kelas 3A adalah mengungkapkan penyebab salah murid yang juga berada di kelas 3A sekaligus atlet renang unggulan bernama Reina Kageyama memutuskan mengakhiri hidupnya. Guru tersebut meminta jawaban dari para murid kelas 3A hingga jam delapan malam disertai ancaman jika jawaban salah, maka salah satu murid akan meninggal saat itu juga.

Drama yang memiliki 10 episode dengan durasi kurang dari 60 menit ini memiliki alur yang padat yang dapat membuat emosi naik turun layaknya rollercoaster sehingga membuat penonton mudah berubah pandangan atau pemikiran. Setiap episode pun terselip plot twist hingga ketegangan tak luput dirasakan. Selain itu, drama ini juga menyisipkan isu cyberbullying , korupsi, hingga berita bohong yang berkaitan kebusukan sekolah. Pesan moral juga tersampaikan dengan baik, terutama tentang penyebaran berita palsu yang tidak diselidiki kebenaran hingga dapat berdampak kehancuran pada diri seseorang.

2. How to Eliminate My Teacher (2020)
Drama berjumlah 8 episode yang dikenal juga dengan judul Equation to Erase the Teacher atau Sensei wo Kesu Houteishiki mengambil latar belakang sekolah elite di Tokyo dengan salah satu kelas yang dikenal berisi murid-murid cerdas yaitu kelas D. Sayangnya disamping kecerdasannya, kelas D juga memiliki catatan buruk di mana tidak ada wali kelas yang bertahan mendidik murid-murid di kelas tersebut. Ternyata penyebabnya para murid kelas tersebut memang merudung semua guru yang mengajar mereka sehingga semua guru memutuskan angkat kaki. Suatu hari, seorang bernama Tsuneo Yoshizawa ditunjuk menjadi wali kelas baru dan seperti biasa para murid kelas D melancarkan aksinya untuk mengusir wali kelas baru mereka. Namun, Tsuneo menghadapi semuanya tindakan para murid dengan sabar hingga membuat semua murid kelas D merangkai rencana untuk membunuhnya.

Drama yang rilis tahun 2020 ini memiliki plot twist yang cukup membuat timbul pertanyaan sehingga cerita dalam drama ini tidak menjadi hambar dan pembeda dengan drama bertema guru mendidik para murid nakal yang sudah cukup umum.

3. The Best Teacher 1 Year Later, I Was Attacked by a Student (2023)
Drama ini diawali dengan Rina Kujo didorong dari atas setelah upacara kelulusan sekolah dan tanpa disangka ia kembali ke masa lalu saat orientasi kelas tahun pertama. Rina mengingat pelaku yang membunuhnya menggunakan lencana kelas D di lengannya, kelas yang diampu olehnya sehingga pada hipotesis awal, ia menganggap semua muridnya adalah pelaku. Kelas D sendiri dikenal sebagai kelas yang berisi anak-anak yang dibuang karena bermasalah. Ia memutuskan mengubah suasana kelas dengan membangun hubungan dengan murid-muridnya yang tak pernah dilakukan dirinya di kehidupan pertamanya sekaligus mencari pelaku yang mendorongnya dari lantai atas. Dalam perjuangannya, Rina menemukan sejumlah polemik yang terjadi dari setiap individu murid-muridnya, salah satunya Kanau Ugumori yang menerima silent bullying atau dikucilkan dari teman sekelasnya.

Berbeda dengan dua drama sebelumnya, drama yang dijuga dikenal dengan judul Saiko no Kyoshi: Ichinengo, Watashi wa Seito ni Sareta ini bukan hanya menyoroti masalah bullying , tetapi juga permasalahan yang dialami setiap murid dan cukup relate di kehidupan nyata seperti pertemanan, cinta remaja, cita-cita sampai permasalahan dengan orang tua. Selain itu, plot twist yang disajikan di beberapa episode memang tidak semengejutkan dua drama sebelumnya namun masih menimbulkan teka-teki. Drama ini mengajar pentingnya membangun hubungan yang lebih sehat dan komunikasi yang terbuka dengan orang terdekat.

Itulah rekomendasi drama Jepang bertemakan misteri dalam sekolah. Ketiga drama ini memiliki kesamaan dalam menyelipkan tindakan bullying , namun justru hal itu dapat membangun kesadaran bahwa bullying masih menjadi permasalahan darurat terutama di lingkungan sekolah dan harus ditangani secara serius agar sekolah menjadi tempat yang aman untuk anak-anak menuntut ilmu. Selain itu, karena berfokus pada hubungan guru dengan murid-murid, ketiga drama ini mengajarkan baik guru dan murid-murid harus saling menghormati satu sama lain agar tercipta lingkungan belajar yang baik.

(Anastasia Srinovanda Cahyaningrum)

sumber: berbagai sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
#drama #perfilman #jepang #asia