RADAR MALIOBORO - Bidaah tayang setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu.
Serial ini mencatatkan 1 miliar penonton di Viu—angka yang dihimpun dari masyarakat Malaysia dan Indonesia.
Series ini berasal dari Malaysia dan menceritakan seorang wanita muda, Baiduri, yang dipaksa oleh ibunya yang taat beragama untuk bergabung dengan Jihad Ummah, sebuah sekte keagamaan yang dipimpin oleh Walid Muhammad yang karismatik.
Saat terlibat, Baiduri menyadari praktik-praktik yang mengganggu di balik ajaran spiritual sekte tersebut, termasuk pernikahan paksa, kepatuhan mutlak, dan ritual-ritual yang dipertanyakan.
Ketika Hambali, putra orang kedua Walid, kembali dari Yaman, ia juga yakin bahwa sekte tersebut telah tersesat.
Bertekad untuk melindungi ibunya dan mengungkap kebenaran, Baiduri bekerja sama dengan Hambali, mempertaruhkan segalanya untuk menantang para pemimpin sekte dan membongkar rahasia mereka.
Episode 1 sampai 12 telah tayang di Viu, dan sosok Walid pun menjadi viral di berbagai media sosial seperti TikTok dan platform X.
Banyak yang memberikan tanggapan terhadap serial Bidaah ini.
“Ni series cocok buat nyindir orang Indonesia yang suka main gus-gusan, habib-habiban, ustaz cabul wkwkk. Rilet banget ini HAHAHHA,” ujar @julianaanyaaa_ di platform X.
Karakter Walid inilah yang membuat series ini viral dan jadi bahan pembicaraan banyak orang karena tingkah lakunya yang aneh dan mengundang tawa.
Terutama karena kata-kata ikoniknya yang dijadikan bahan candaan oleh netizen:
“Pejamkan mata dan bayangkan wajah Walid. Jangan berhenti berdzikir.”
Karakter Walid menjadi bahan meme dan candaan netizen sembari menyindir situasi nyata—bahwa orang-orang seperti Walid memang ada di dunia nyata.
“Tapi salut sih sama orang Malaysia. Mereka udah tau kalo yang ‘diserang’ oleh si sineasnya ini adalah umat yang melenceng dari ajaran, bukan agamanya.
Ga ngebayangin kalau negara satunya, film/series belum tayang, diliat juga belum, asal dikomporin pakai sentimen agama langsung wuss kebakar,” ujar @bobomboi di platform TikTok.
Respon netizen terhadap viralnya series ini pun beragam.
Ada yang penasaran dan akhirnya mencoba menonton, ada yang tidak ingin menonton tapi tetap tahu cuplikan-cuplikan yang sering muncul di FYP TikTok.
Ada pula yang kesal karena series-nya memancing emosi, dan ada yang ingin komplain.
Dengan berbagai macam reaksi dari netizen, tidak heran jika series ini mencapai 1 miliar view.
Apalagi penontonnya berasal dari dua negara, yaitu Malaysia dan Indonesia. (Faiq Rivaldy)
Editor : Meitika Candra Lantiva