RADAR MALIOBORO - Fenomena word of mouth begitu luar biasa.
Jumbo, yang di awal rilis tidak begitu terlihat "ganas" seperti Pabrik Gula, kini telah meraih lebih dari 2,5 juta penonton.
Siapa sangka, Jumbo menjadi film terlaris kedua setelah Pabrik Gula.
Film ini bahkan menyusul Qodrat dengan estimasi harian pada tanggal 7 April 2025 mencapai 326.257 penonton.
Angka ini naik hingga 42,01 persen. Data tersebut dilansir dari Cinepoint:
Estimated admission per Cinepoint Tracking (7/4/25)
#Jumbo: +326.257 (+42,01%) | 1.331.509 ????
#PabrikGula: +311.192 (+11,64%) | 2.597.861
#Qodrat2: +207.797 (+7,76%) | 1.301.462
#Komang: +168.960 (+35,38%) | 926.277 ????
#Norma: +75.248 (+34,25%) | 455.825 ????
#AWorkingMan: +20.649 (-5,00%) | 395.211
#NeZha2: +10.318 (-19,01%) | 446.669
#TheLastSupper: +4.992 (-47,34%) | 675.327
Pihak dari Jumbo pun mengonfirmasi bahwa lebih dari 1,33 juta masyarakat Indonesia telah menonton film Jumbo.
Angka ini mengalahkan tahta film animasi terlaris sepanjang masa sebelumnya, yakni Juki the Movie: Panitia Hari Akhir yang rilis pada 2017 dengan total 632.312 penonton.
Hal ini berkat fenomena word of mouth yang semakin meluas. Orang-orang berbondong-bondong menonton Jumbo di bioskop dan menciptakan sebuah tren bernama Buzzer Jumbo.
Para fans aktif membagikan tagar dan terus merekomendasikan Jumbo agar ditonton oleh masyarakat Indonesia, dari anak-anak hingga dewasa.
Banyaknya meme yang digunakan untuk mengekspresikan antusiasme dan ajakan menonton juga turut memperkuat tren ini.
Apresiasi terhadap film animasi lokal pun semakin meluas. Kualitas animasinya dinilai sudah bisa disandingkan dengan film-film Barat seperti produksi Disney dan lainnya.
Masyarakat Indonesia kompak dalam mempromosikan film ini.
Mereka merasa Jumbo layak untuk mendapat lebih banyak penonton.
Ini menjadi bentuk apresiasi terhadap para animator Studio 400 yang telah bekerja keras memproduksi Jumbo selama lima tahun.
Tagar #BuzzerJumbo pun ramai dibicarakan di media sosial, khususnya di platform X.
Semua usaha mereka membuahkan hasil.
Kini Jumbo resmi menjadi film animasi terlaris sepanjang masa di Indonesia dan mencetak sejarah baru.
Angka penonton diperkirakan akan terus meningkat. Kesuksesan ini membawa harapan besar bagi masa depan industri animasi Indonesia.
Diharapkan semakin banyak film animasi buatan anak bangsa yang bermunculan. Para animator Indonesia pun semoga semakin sejahtera. (Faiq RIivaldy)
Editor : Meitika Candra Lantiva