Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Empat Lokasi Syuting Film Terkenal di Jogja Hingga Jadi Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 3 Oktober 2025 | 00:26 WIB
Ilustrasi Empat Lokasi Syuting Film Terkenal di Jogja Hingga Jadi Destinasi Wisata Wajib.
Ilustrasi Empat Lokasi Syuting Film Terkenal di Jogja Hingga Jadi Destinasi Wisata Wajib.

RADAR MALIOBORO - Pesona Yogyakarta tak hanya terletak pada kekayaan budaya dan keramahan penduduknya, tetapi juga keindahan alam serta arsitekturnya yang kerap dipilih sebagai latar berbagai produksi film di Indonesia. 

Berikut empat lokasi syuting film ikonik di Jogja yang sukses menarik perhatian publik:

1. Studio Alam Gamplong

Terletak di Sleman, Studio Alam Gamplong telah dijuluki sebagai "Mini Hollywood" Yogyakarta. Studio ini adalah gagasan dari sutradara kenamaan Hanung Bramantyo dan seringkali menjadi latar film-film bertema sejarah atau kolosal dengan latar waktu lampau.

Film Populer, Sultan Agung Tahta, Perjuangan, Cinta, Bumi Manusia, Habibie & Ainun 3, dan Satria Dewa Gatotkaca.

Pengunjung dapat menjelajahi berbagai set bangunan semi-permanen yang sangat detail, mulai dari suasana kota tempo dulu, rumah-rumah bergaya kolonial, hingga nuansa pedesaan klasik. 

2. Candi Ratu Boko

Candi peninggalan bersejarah yang eksotis ini menjadi sangat viral setelah dijadikan lokasi pertemuan ikonik antara Rangga dan Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2). Dengan latar reruntuhan bangunan kuno dan pemandangan sunset yang memukau, Candi Ratu Boko memancarkan aura romantis dan magis yang kuat.

Terletak sekitar 3 km dari Candi Prambanan, tempat ini menjadi lokasi sempurna untuk berburu foto siluet matahari terbenam dengan gapura (gerbang) candi sebagai bingkai. Suasananya yang tenang dan megah sangat cocok bagi pecinta sejarah dan pasangan yang mencari momen romantis.

3. Hutan Pinus Mangunan

Kawasan perbukitan di Bantul, khususnya Hutan Pinus Mangunan, menawarkan deretan pohon pinus yang menjulang tinggi, menciptakan suasana hutan yang indah dan sejuk. Meski terkenal karena keindahan alamnya, Hutan Pinus Mangunan juga pernah menjadi bagian dari lokasi syuting film horor terlaris sepanjang masa yaitu Film Populer, KKN di Desa Penari 

Terlepas dari kesan mencekam dalam film horor, tempat ini sebenarnya jauh dari kesan mistis dan menjadi lokasi favorit untuk healing, selfie, dan pre-wedding. Area ini juga sering menjadi venue untuk konser atau acara kesenian.

4. Waduk Sermo

Keindahan air danau buatan yang dikelilingi perbukitan hijau di Kulon Progo ini menjadi daya tarik utama dari Waduk Sermo. Pemandangannya yang asri dan terkadang berkabut memberikan kesan dramatis yang disukai para sineas.

Film Populer, Jailangkung, Sandekala.

pemandangan dengan menyewa perahu, atau sekadar bersantai di tepi waduk. Meskipun memiliki kisah misteri dalam film horor, Waduk Sermo adalah destinasi ideal bagi mereka yang menyukai wisata alam pegunungan dan air.

Kunjungan ke lokasi-lokasi ini menawarkan lebih dari sekadar pemandangan, tetapi juga kesempatan untuk merasakan suasana langsung yang terekam dalam adegan-adegan film favorit, menjadikannya pengalaman wisata yang tak terlupakan di Kota ini.

(Dela Apriyanti)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gamplong #Studio Alam #lokasi syuting